Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Rusia: Tarif Baru AS Ancam Sistem Perdagangan Global

Editor:  Rozie Winata
Reporter: Redaksi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Foto yang diambil pada 18 Maret 2025 ini menunjukkan tampilan eksterior Kremlin di Moskow, Rusia. (Foto: Xinhua/Bai Xueqi)

Nusantaraterkini.co, MOSKOW - Wakil Ketua Dewan Keamanan Rusia Dmitry Medvedev menuturkan, tarif baru yang diberlakukan oleh Amerika Serikat (AS) kepada hampir semua negara telah menjerumuskan sistem perdagangan global ke dalam situasi yang sangat menantang.

"Dampaknya akan berskala global. Rantai perdagangan lama akan terputus, tetapi rantai perdagangan baru akan muncul," tulis Medvedev di Telegram, Kamis (3/4/2025).

Baca Juga: Pengamat Minta Pemerintah Waspadai Rupiah Anjlok Akibat Perang Tarif Trump

“Kami akan mengenakan tarif timbal balik ( reciprocal tariff ) terhadap barang-barang dari AS,” kata Medvedev.

Baca Juga: Dampak Tarif Trump untuk Indonesia, Pengamat: BI Harus Segera Operasi Moneter dan Sesuaikan Suku Bunga Acuan

Medvedev juga mengungkapkan bahwa Rusia telah mempertahankan pembangunan dengan kuat meskipun adanya sanksi yang dijatuhkan oleh AS dan Eropa terkait krisis Ukraina.

“Perekonomian Rusia akan tumbuh sebesar 3 persen pada kuartal pertama tahun 2025,” kata Medvedev.

(Zie/Nusantaraterkini.co)

Sumber: Xinhua