Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Remaja 17 Tahun Tewas Hanyut Saat Latihan Renang Bersama Anggota TNI di Langkat, Jasad Ditemukan 3 Km

Andika Pratama (17) tewas hanyut saat latihan renang bersama anggota TNI di Sungai Paya Jambu, Langkat. Jasadnya ditemukan sejauh 3 kilometer.

Andika Pratama (17), seorang remaja yang hanyut saat berlatih renang di Sungai Paya Jambu, Kabupaten Langkat ditemukan meninggal. (Foto: istimewa)
Andika Pratama (17), seorang remaja yang hanyut saat berlatih renang di Sungai Paya Jambu, Kabupaten Langkat ditemukan meninggal. (Foto: istimewa)
A A

Nusantaraterkini.co,  – Andika Pratama (17), seorang remaja yang hanyut saat berlatih renang di Sungai Paya Jambu, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, ditemukan meninggal dunia. Jasad korban ditemukan mengambang di tepi sungai, sekitar tiga kilometer dari titik awal kejadian, setelah dua hari pencarian oleh tim SAR gabungan.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan, Hery Marantika, mengatakan korban ditemukan pada Selasa (27/10/2026). Setelah dievakuasi, jasad Andika diserahkan kepada pihak keluarga.

“Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, mengambang di pinggiran sungai, sekitar 3 kilometer dari lokasi kejadian,” kata Hery, Rabu (28/10/2026).

Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (25/10/2026) sekitar pukul 19.00 WIB di Sungai Paya Jambu, Desa Pekan Selesai, Kecamatan Selesai, Kabupaten .

Berdasarkan informasi yang diterima petugas, Andika saat itu berada di sungai bersama tiga orang lainnya. Ketika mencoba menyeberangi sungai, korban diduga kelelahan hingga terbawa arus.

Rekan korban sempat berusaha memberikan pertolongan. Namun, derasnya arus membuat Andika terlepas dari jangkauan dan terus terseret aliran sungai.

Upaya pencarian awal yang dilakukan rekan-rekan korban tidak membuahkan hasil. Kejadian tersebut kemudian dilaporkan kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Langkat dan diteruskan kepada Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan.

Setelah menerima laporan, enam personel tim penyelamat dikerahkan ke lokasi untuk melakukan pencarian bersama unsur SAR gabungan.

Hery menjelaskan, operasi pencarian dibagi menjadi dua tim. Tim pertama menyisir area sekitar lokasi kejadian menggunakan perangkat pendeteksi bawah air aqua eye, kemudian melanjutkan pencarian di permukaan sungai menggunakan perahu rigid inflatable boat (RIB/LCR) sejauh sekitar satu kilometer ke arah hilir.

Sementara itu, tim kedua melakukan penyisiran melalui jalur darat sejauh kurang lebih satu kilometer dari lokasi kejadian menuju hilir sungai.

Pencarian pada hari pertama belum membuahkan hasil. Tim gabungan kembali melanjutkan operasi pada hari berikutnya, tetapi korban belum ditemukan hingga akhirnya jasad Andika terlihat mengambang di tepi sungai pada Selasa (27/10/2026).

Setelah ditemukan, korban dievakuasi oleh tim SAR gabungan untuk selanjutnya diserahkan kepada keluarga.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Langkat, Iriadi, menjelaskan bahwa Andika berada di Sungai Paya Jambu bersama seorang anggota TNI berinisial Kapten Inf SBL dan dua orang lainnya saat kejadian.

Menurut Iriadi, korban awalnya menyeberangi sungai bersama salah seorang rekannya. Setelah itu, Andika kembali berenang menuju seberang sungai seorang diri.

Di tengah perjalanan, korban diduga mengalami kelelahan. Rekannya sempat berusaha membantu, tetapi Andika akhirnya terlepas dan terseret arus.

Anggota TNI yang berada di lokasi juga berupaya memberikan pertolongan. Namun, upaya tersebut tidak berhasil menyelamatkan korban. Kejadian itu kemudian dilaporkan kepada warga sekitar.

Peristiwa ini berakhir tragis setelah korban ditemukan meninggal dunia pada hari ketiga sejak kejadian. Operasi pencarian pun ditutup setelah proses evakuasi dan penyerahan jasad kepada keluarga selesai dilakukan.

(Dra/nusantaraterkini.co).

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait