Relawan Prabowo-Gibran Resmikan Platform AI “prabowogibran.ai”, Ini Fungsinya..
Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Relawan Prabowo-Gibran Digital Team (Pride) telah meresmikan platform Artificial Intelligence (AI) buatannya pada acara Konsolidasi Nasional Relawan Pride di The Dharmawangsa Jakarta, Jakarta Selatan, Rabu (20/12/2023).
Baca Juga : Misi Asta Cita, USU Gelar Pelatihan Peningkatan Kapasitas Kepemimpinan
Koordinator Nasional Pride, Anthony Leong mengatakan, platform ini berfungsi untuk memaksimalkan kampanye di sosial media.
Baca Juga : Pemerintah Siapkan Relokasi dan Rekonstruksi Rumah Korban Bencana di Humbahas
“Pendukung Pak Prabowo (dan) Mas Gibran tentunya punya latar belakang yang berbeda-beda. Dengan hadirnya platform ini, kita bisa menyelaraskan bagaimana pesan ini bisa tersampaikan kepada publik,” katanya kepada wartawan, Rabu (20/12/2023).
Karena itu, dia berharap, dengan adanya platform ini, Prabowo-Gibran juga bisa menjangkau pemilih muda yang menjadi mayoritas di Indonesia.
Baca Juga : Korsel Resmi Sahkan UU AI 2026, Aturan Tegas Lawan Deepfake dan Misinformasi
“Kita yakin dengan pemilih muda yang sangat besar, kurang lebih 53 persen, kita harus jangkau semua, tentunya jangkaunya pasti menggunakan sosial media,” jelasnya.
Baca Juga : Menkeu Identifikasi 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Nilai Ekspor, DPR Desak Sanksi Tegas
Memang diakuinya, kampanye pasangan calon (paslon) dengan nomor urut dua, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming mempunyai batasan. Karenanya perlu dilakukan elaborasi dengan perkembangan teknologi informasi.
Leong menyebutkan, untuk cara kerja, prabowogibran.ai ini seperti ChatGPT.
Baca Juga : Kemenpar RI Luncurkan MaiA, Platform AI untuk Dorong Daya Saing dan Layanan Wisata Global
“Platform isinya bisa (kita) kasih arahan kepada platform ini, nantinya dia akan memberikan jawaban, jawaban dan men-deliver kepada publik, jadinya kita membuat satu konten, konsep ini udah by AI,” terangnya.
Ia mengakui akses ke prabowogibran.ai sudah diberikan kepada seluruh relawan. Untuk itu dia pun bersyukur tingginya antusias dari para relawan cukup baik.
“Kita sangat terbuka sebenarnya kepada teman-teman yang terutama secara umum. Sebetulnya kalau misalkan nanti bisa komunikasi ke kita, kita akan berikan juga akses itu ke publik, tapi kalau bukan pendukung ya kita mikir-mikir dulu,” terangnya.
(mr6/nusantaraterkini.co)
