Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Presiden Prabowo Tiba di AS untuk Bertemu Presiden Trump Bahas Penguatan Hubungan Bilateral

Editor:  Rozie Winata
Reporter: Redaksi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto tiba di Amerika Serikat (AS) pada Selasa (17/2/2026) pukul 11.55 waktu setempat. (Foto: BPMI Setpres)

Nusantaraterkini.co, WASHINGTON - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto tiba di) Amerika Serikat (AS) Selasa (17/2/2026 pukul 11.55 waktu setempat.

Pesawat Garuda Indonesia-1 yang membawa Presiden dan rombongan mendarat di Pangkalan Militer Andrews, Washington DC.

Baca Juga : Misi Kemanusiaan di Gaza, Indonesia Siagakan 8.000 Prajurit TNI untuk Penugasan Juni 2026 ​

Prabowo disambut oleh Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat Dwisuryo Indroyono Soesilo, Atase Pertahanan RI Washington Marsma TNI E. Wisoko Aribowo, dan Maintenance Group Commander Colonel Gary Charland. 

Baca Juga : Realitas di Balik Target 8 Persen: Jusuf Kalla Ingatkan Ancaman Lingkaran Setan Ekonomi Nasional

Selepas itu, dia langsung menuju hotel tempatnya bermalam selama berada di Washington DC.

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menjelaskan, dalam kunjungannya ke AS kali ini, Presiden Prabowo diagendakan melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden AS Donald Trump.

Baca Juga : Netanyahu Desak Syarat Ketat Nuklir Iran dan Tegaskan Perang Gaza Bisa Berlanjut

Pertemuan difokuskan untuk membahas penguatan hubungan Indonesia dan Amerika Serikat, serta kerja sama strategis di berbagai bidang ekonomi dengan adanya beberapa perundingan serta perjanjian dagang.

Baca Juga : AS Kirim Kapal Induk Gerald R. Ford ke Timur Tengah, Iran Siaga Tinggi

“Kunjungan ini menjadi bagian dari langkah aktif diplomasi langsung Presiden Prabowo untuk meningkatkan rantai ekonomi serta produktivitas industri dalam negeri,” kata Teddy dalam keterangan tertulisnya, dikutip, Rabu (18/2/2026). 

Turut mendampingi Presiden Prabowo dalam penerbangan menuju AS antara lain Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

(*/nusantaraterkini.co)