Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Jembatan Penghubung 3 Desa Hilang Tersapu Banjir

Editor:  Fadli Tara
Reporter: Redaksi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!

Nusantaraterkini.co, TAPTENG - Jembatan Penghubung Tiga Desa Di Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara Putus Total Akibat Tersapu Banjir Susulan Yang Membawa Gelondongan Kayu Yang Terjadi Pada Hari Senin - Selasa Kemarin.

Akibatnya Masyarakat Yang Bermukim Di Tiga Desa Tersebut Terisolasi Lantaran Jembatan Ini Merupakan Satu-satunya Akses Menuju Ke Tiga Desa Tersebut.

Baca Juga : Tanggul Sungai Tuntang Jebol, Jalur Semarang–Purwodadi Lumpuh dan 277 Rumah Terendam

Banjir Susulan Yang Membawa Gelondongan Kayu Yang Terjadi Di Sejumlah Wilayah Di Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, Pada Hari Senin dan Selasa (16-17) Kemarin Membuat Sejumlah Fasilitas Umum Seperti Jalan Dan Jembatan Terdampak.

Baca Juga : Viral di Pemalang, Pengendara Motor Terabas Jalan yang Sedang Banjir

Seperti Yang Terjadi Di Desa Lubuk Ampolu, Kecamatan Badiri, Kabupaten Tapanuli Tengah Ini Sebuah Jembatan Yang Menjadi Akses Satu-satunya Menuju Ke Tiga Desa Di Seberang Sungai Putus Total Akibat Tersapu Banjir.

Akibatnya Warga Di Tiga Desa Yaitu Desa Pagaran Honas, Desa Aek Bottar, Dan Desa Lubuk Ampolu Terisolasi Lantaran Jembatan Ini Putus Total Dan Menyebabkan Perputaran Ekonomi Warga Terhenti.

Baca Juga : Harga Daging Sapi Tembus Rp 170 ribu/Kg di Tapteng

Firman Rabu (18/02/2026) salah satu warga Mengatakan Pada Saat Kejadian Hujan Deras Yang Cukup Lama Membuat Arus Air Tiba-tiba Membesar Dan Membawa Gelondongan Kayu Yang Telah Lama Tersangkut Di Hulu Sungai Sehingga Mengakibatkan Permukiman Warga Terendam Air Dengan Ketinggian Kurang Lebih Satu Meter.

Baca Juga : Usai Bencana Susulan, Menteri PU Dorong Percepatan Pembangunan Sabo Dam untuk Atasi Banjir Tapteng

"Iya Memang Curah Hujan Tinggi Tapi Ini Gelondongan Kayu Sudah Lama Tersangkut Diatas Memang Alat Berat pun Tiga Hari Pindah Ke Lokasi Lain, memang Kami Disini Ada Alat Berat Karena Sudah Begini Ntah Kaya Mana jadinya," kata Firman.

Kemudian Air Itu Pas Kejadian Langsung Besar Dan Membawa Kayu,yang Terdampak Ini Ada 3 Desa Yaitu Aek Botar, pagaran Honas, ampolu, dan Sekarang Betul-betul Terisolir Lantaran Tidak Ada Akses Lain Kecuali Ini"

Baca Juga : Duka Bencana tak Kunjung Usai, Warga Aceh Tamiang Rayakan Meugang Dalam Posko Pengungsian 

Banjir Susulan Yang Terus Menerus Terjadi Di Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara Ini Membuat Kondisi Warga Terdampak Semakin Memprihatinkan Mereka Pun Berharap Agar Pemerintah Segera Mencari Solusi Dan Menangani Dengan Serius Permasalahan Ini.

Baca Juga : Targetkan Nol Kematian 2030, Palembang Luncurkan Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue

(arf/Nusantaraterkini.co)