Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Potensi Hujan Meningkat, BMKG Imbau Masyarakat Sumsel Waspadai Bencana Hidrometeorologi dan Banjir Rob

BMKG Sumsel imbau warga waspada hujan lebat, longsor, dan banjir rob 14–17 Februari.

Hujan yang sedang melanda Kota Palembang, Minggu (15/2/2026).(foto:tia/nusantaraterkini.co)
Hujan yang sedang melanda Kota Palembang, Minggu (15/2/2026).(foto:tia/nusantaraterkini.co)
A A

Nusantaraterkini.co,  — Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika () (Sumsel) memperingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman bencana . Hal ini seiring dengan meningkatnya potensi hujan di hampir seluruh wilayah Sumsel hingga beberapa hari ke depan.

Ketua Tim Data dan Informasi BMKG SMB II Palembang, menyampaikan, aktifnya gelombang ekuatorial Rossby serta pola belokan angin menjadi pemicu utama pertumbuhan awan hujan yang signifikan di wilayah tersebut.

"Di musim hujan saat ini memang perlu kewaspadaan terhadap ancaman bencana hidrometeorologi seperti banjir, , dan banjir bandang," ujar Sinta, Minggu (15/2/2026).

Sinta menjelaskan kondisi daya dukung tanah saat ini sudah mulai jenuh air, sehingga wilayah perbukitan dengan penahan longsor yang minim menjadi sangat rentan. Hal ini berkaca pada insiden longsor di Kecamatan Pulau Beringin, Kabupaten , yang terjadi meski intensitas hujan terpantau hanya pada kategori ringan hingga sedang.

Selain potensi longsor, BMKG menyoroti ancaman banjir di wilayah hilir dan pesisir. Masyarakat di tepian sungai diminta mewaspadai luapan debit air, sementara warga pesisir diimbau bersiap menghadapi potensi akibat pasang air laut yang diprediksi terjadi pada pertengahan Februari.

"Waspada banjir di tepian sungai atau di hilir akibat meluapnya debit sungai. Serta waspada banjir air pasang pada periode tanggal 14 sampai 17 Februari karena prediksi pasang air laut di muara setinggi 3,4 sampai 3,7 meter," jelasnya.

meminta masyarakat untuk tetap siaga dan rutin memantau perkembangan cuaca melalui kanal komunikasi resmi guna meminimalkan risiko dampak bencana, terutama bagi mereka yang tinggal di kawasan rawan , bantaran sungai, serta daerah muara. 

(Tia/Nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait

Berita Terbaru