Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Polisi Tembak 7 Bandit Jalan Meresahkan di Medan

Editor:  Rozie Winata
Reporter: Junaidin Zai
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Ketujuh bandit jalanan yang ditembak dipamerkan Polisi saat Konferensi Pers di Polrestabes Medan, Senin (14/10/2024). (Foto: Junaidin Zai/nusantaraterkini.co)

Nusantaraterkini.co, MEDAN - Sebanyak 7 orang bandit jalanan yang sering beraksi dan meresahkan di Kota Medan ditembak oleh Satreskrim Polrestabes Medan bersama Polsek jajaran.

Mereka ditembak karena dianggap melawan saat dilakukan penangkapan.

Baca Juga : KRYD Gabungan Polrestabes Medan Sisir Wilayah Pancur Batu hingga Kutalimbaru

Para pelaku tersebut, yakni M Hadi Haris Hutasuhut (32) warga Jalan Batang Kuis, Deliserdang. Kemudian Fakhrizki Al Daud (23) warga Percut Seituan, Deliserdang.

Baca Juga : Pedagang Mainan Lecehkan 20 Siswa SD, Korban Diimingi Uang Dua Ribu Rupiah

Lalu Muhammad Raihan (20) warga Percut Seituan Deliserdang dan Rizki Avriza (21) warga Medan Sunggal.

Selanjutnya Ahmad Fauzan Nasution (22) warga Percut Seituan, dan Surya Tarihoran (28) serta Hendry (25) Jalan Mahkamah, Kecamatan Medan Kota.

Baca Juga : Rampas Handphone Ojol, Dua Bandit Jalanan di Medan Diringkus

Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Gidion Arief Setyawan mengatakan, par pelaku yang ditangkap kebanyakan adalah residivis.

Baca Juga : Hari Keenam Lebaran, Arus Lalulintas Kota Medan Terpantau Ramai Lancar

“Kami mengungkap beberapa kasus bandit jalanan, dan kebanyakan dari mereka adalah residivis,” katanya di Polrestabes Medan, Senin (14/10/2024).

Gideon menjelaskan, semua pelaku sebagai spesialis kasus pencurian sepeda motor dan sering beraksi di banyak titik Kota Medan dan maupun di luar area Medan.

Baca Juga : Balita Tewas Dianiaya Pacar Ibunya di Medan, Disiksa Hingga Organ Dalamnya Rusak

"Para pelaku terpaksa diberikan tindakan tegas dan terukur lantaran mencoba kabur dan melawan petugas. Bahkan salah satu pelaku di Medan Area berhasil kabur setelah mematahkan borgol saat penangkapan," jelasnya.

Untuk itu Gidion menegaskan pihaknya tidak akan ragu bertindak tegas terhadap pelaku yang melawan atau kabur. 

"Ini adalah salah satu resiko penangkapan terhadap pelaku, masih sangat minim kalau dibilang mereka kabur ada bahkan mungkin yang melawan petugas. Maka kita tidak segan-segan melakukan tindakan tegas," sambungnya.

“Kami bukan mesin pembunuh, tapi mesin pelumpuh. Pelaku bisa lari, tapi tidak bisa sembunyi,” pungkasnya.

(Cw7/Nusantaraterkini.co)