Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Pengidap Diabetes, Kalian Harus Pahami Tanda Kelebihan Gula Darah di Dalam Tubuh

Editor:  Akbar
Reporter: Redaksi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Ilustrasi pengecekan gula darah (halodoc)

Pengidap Diabetes, Kalian Harus Pahami Tanda Kelebihan Gula Darah di Dalam Tubuh

Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Pengidap diabetes wajib mengetahui tanda-tanda gula darah sudah ada di dalam tubuh. Karena hal itu sangat penting agar kalian tetap fit dalam melakukan aktivitas.

Kadar gula darah yang normal sekitar 70-100 mg/dL sebelum makan. Sedangkan setelah makan seharusnya kurang dari 180 mg/dL.

Baca Juga : Lindungi Ginjal Melalui Deteksi Dini Lewat Program Prolanis

Apabila kadar gula darah melebihi kadar normal secara tersebut, dikutip dari laman halodoc seseorang dapat dikatakan mengalami hiperglikemia.

Kondisi seperti ini, tidak semestinya kalian remehkan. Karena, kadar gula darah yang tinggi, merupakan penyebab utama penyakit diabetes.

Maka dari itu, nusantaraterkini.co merumuskan apa saja tanda kalau kalian sudah memiliki gul darah yang berlebihan

Baca Juga : 5 Penyakit Berbahaya yang Paling Banyak Menyerang Masyarakat Indonesia: Penyakit Ini Sangat Mematikan

Penglihatan Kabur

Menurut studi di National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Disease dengan judul Diabetic Eye Disease menyebutkan bahwa tingginya glukosa dapat memicu gangguan mata.

Itu dikarenakan kadar glukosa yang terlalu tinggi dapat merusak pembuluh darah kecil pada bagian mata.

Baca Juga : 5 Langkah Cerdas Mencegah Diabetes di Usia Muda, Tetap Sehat hingga Lansia

Tanda tingginya kadar gula darah selanjutnya adalah penurunan ketajaman penglihatan. Alasannya, kadar gula darah tinggi dapat membuat lensa dalam mata membengkak.

Alhasil, penglihatan menjadi tidak fokus. Selain itu, penglihatan buram juga dapat terjadi akibat dari rusaknya pembuluh darah dan saraf pada mata akibat gula darah tinggi.

Bukan itu saja, penglihatan kabur juga dapat menjadi indikasi kondisi lain. Salah satunya seperti lulus kornea.

Baca Juga : Obat Penurun Gula Darah Alami Patut Kalian Ketahui Demi Kesehatan yang Optimal

Mudah Lapar

Kondisi diabetes tipe 1 dan 2 sama-sama bisa mengacaukan kadar glukosa. Menurut ahli, Inilah yang bisa menimbulkan siklus kelaparan di saat tubuh sedang mencoba mengembalikan kadar gula darah ke kondisi normal.

Kadar Glukosa yang rendah memang bisa membuat nafsu makan seseorang meningkat. Tapi, kadar gula darah yang tinggi juga demikian. Seseorang akan sulit merasakan rasa kenyang ketika kadar gula darahnya melonjak.

Baca Juga : Jangan Kebanyakan! Ini 6 Efek Samping Makan Nanas Berlebihan, Nomor 4 Harus Diwaspadai

Mudah Lelah

Kelelahan merupakan satu belajar gula darah tinggi yang paling umum. Para pengidap diabetes, kondisi ini memiliki nama lain kelelahan diabetes. Banyak orang dengan kondisi tersebut merasa lelah sepanjang waktu terlepas dari seberapa baik mereka tidur, seberapa sehat mereka makan atau seberapa banyak mereka berolahraga secara teratur.

Menurut studi di Biological Research for Nuraini berjudul Real-Time Associations Between Glucose Levels and Fatigue in Type 2 Diabetes: Sex and Time Effects, peningkatan glukosa dalam tubuh wanita dapat memengaruhi tingkat kelelahan.

Baca Juga : Buah Sawo Penyebab Gula Darah jadi Tinggi? Berikut Manfaatnya

Ada banyak faktor yang menyebabkan kondisi tersebut, seperti mulai dari efek samping pengobatan, kondisi kesehatan mental, sampai komplikasi yang terjadi akibat kadar gula darah yang berlebihan.

Kulit Bermasalah

Kadar gula darah yang tinggi juga bisa menyebabkan sederet masalah bagi kulit. Menurut ahli dari Washington Institute of Dermatoliogic Laser Surgery, AS sebagian orang memiliki sensitivitas yang berbeda-beda terhadap lonjakan insulin.

Melonjaknya insulin ini memicu hormon lainnya yang bisa menimbulkan masalah kulit seperti paling sederhananya adalah pertumbuhan jerawat.

Gerak Tubuh Lambat

Apa kamu sering merasa badan jadi lebih lamban dari biasanya? Apabila hal ini sering kalian alami, bisa jadi hal itu menandakan tingginya gula darah. Gula darah yang tinggi ini menimbulkan lonjakan insulin yang menimbulkan berbagai masalah pada tubuh. Salah satunya, energi jadi tidak stabil.

Ketika tubuhmu terlalu banyak mengonsumsi gula, level gula darah juga semakin tinggi, sehingga terjadilah pasang surut energi.

Luka Terlalu Lama untuk Sembuh

Kadar gula darah tinggi dapat menyebabkan kesembuhan luka menjadi terhambat. Sebab tingginya kadar gula darah bisa menyebabkan kerusakan pada saraf dan pembuluh darah. Kondisi ini membuat sirkulasi darah pada tubuh menjadi terganggu. 

Karena itu, penting bagi setiap orang untuk memantau dan memeriksakan kadar gula darah secara berkala. Sebab, hal ini merupakan satu hal terpenting yang dapat setiap orang lakukan.

(Akb/nusantaraterkini.co)