nusantaraterkini.co, MEDAN – Nanas (Ananas comosus) baik jenis nanas madu, subang, maupun varietas lainnya, memang nikmat dan segar. Rasanya yang manis asam membuatnya cocok dinikmati langsung, dibuat rujak, campuran es buah, isian kue, hingga pelengkap masakan seperti nasi goreng atau gulai ikan.
Selain lezat, nanas juga kaya manfaat. Kandungan vitamin, mineral, dan enzimnya mampu membantu melawan peradangan, memberi energi, hingga mendukung program penurunan berat badan. Namun, di balik semua kebaikannya, mengonsumsi nanas secara berlebihan justru bisa membawa dampak negatif bagi tubuh.
Berikut enam efek samping yang patut diwaspadai jika sahabat Nuter (sebutan pembaca setia nusantaraterkini.co) terlalu banyak makan nanas.
Baca Juga : Permintaan Tinggi saat Natal, Harga Pisang dan Nanas di Medan Melonjak Tajam
1. Perut Kembung dan Tidak Nyaman
Nanas mengandung serat dan air dalam jumlah tinggi, yang sebenarnya baik untuk membuat perut kenyang lebih lama. Sayangnya, asupan serat berlebihan bisa memicu gas berlebih di saluran pencernaan sehingga perut terasa kembung, begah, dan membuat Anda sulit bergerak dengan nyaman.
2. Memperparah Gejala Maag
Baca Juga : Ibu Harus Tahu, Ini Manfaat Jagung untuk Tumbuh Kembang Anak
Bagi penderita maag atau asam lambung (GERD), nanas bisa menjadi pemicu keluhan seperti perut perih, mual, dan kembung. Hal ini terkait dengan kandungan bromelain, enzim alami pada nanas yang pada beberapa penelitian terbukti dapat mengiritasi lapisan lambung, setidaknya pada hewan percobaan.
3. Lidah Terasa Gatal dan Panas
Pernah merasakan lidah gatal atau seperti terbakar setelah makan nanas? Itu ulah enzim bromelain yang bekerja memecah protein di mulut. Semakin banyak nanas yang Anda makan, semakin kuat pula sensasi gatal atau panas yang muncul.
Baca Juga : Manfaat Buah Naga Mulai dari Jaga Kesehatan Jantung sampai Mencegah Kanker
4. Memicu Kenaikan Gula Darah
Nanas termasuk buah dengan kadar gula alami yang cukup tinggi. Dalam jumlah wajar, gula ini bisa menjadi sumber energi. Namun, jika dikonsumsi berlebihan, kadar gula darah bisa melonjak tajam, membuat tubuh terasa lemas, haus, dan tidak bertenaga.
5. Merusak Enamel Gigi
Baca Juga : Kesepakatan Mineral AS-Ukraina Batal, Trump ke Zelensky: Anda Bertaruh dengan Perang Dunia Ketiga
Gula dari nanas (fruktosa) dapat bereaksi dengan bakteri di mulut dan membentuk asam yang mengikis lapisan enamel gigi. Jika terus terjadi, gigi menjadi rentan berlubang dan mengalami pembusukan, yang pada akhirnya mungkin memerlukan perawatan seperti tambal atau pencabutan gigi.
6. Berinteraksi dengan Obat Tertentu
Bromelain juga dapat memengaruhi cara kerja beberapa jenis obat, seperti:
1.Mengganggu pembekuan darah jika dikonsumsi bersama obat pengencer darah (warfarin, aspirin).
2.Memperkuat efek obat penenang saat digunakan dengan antidepresan atau obat antikejang.
3.Meningkatkan penyerapan antibiotik tertentu (misalnya amoksisilin) dalam darah.
Nanas memang sehat, tapi porsinya harus dikontrol. Bagi Anda yang punya riwayat diabetes, masalah lambung, atau gigi sensitif, sebaiknya lebih berhati-hati. Jika setelah makan nanas Anda mengalami gejala yang mengganggu, segera hentikan konsumsinya dan konsultasikan dengan tenaga medis.
Meski memiliki efek, ternyata nanas juga banyak manfaatnya untuk kesehatan.
Berikut manfaat nanas dan kandungan gizinya:
Kandungan Gizi Buah Nanas
Dalam 1 cangkir (sekitar 165 gram) potongan nanas, terkandung:
1.Vitamin B6: 0,181 mg (20% kebutuhan harian)
2.Vitamin C: 78,9 mg (88% kebutuhan harian)
3.Zat Besi: 0,47 mg (3% kebutuhan harian)
4.Magnesium: 19,8 mg (5% kebutuhan harian)
5.Kalium: 180 mg (4% kebutuhan harian)
6.Tembaga: 0,18 mg (20% kebutuhan harian)
7.Serat: ±10% kebutuhan harian
8.Mangan: >100% kebutuhan harian
Banyaknya kandung gizi membuat nanas sangat baik untuk kesehatan tubuh. Berikut manfaat nanas untuk kesehatan:
1. Menjaga Kesehatan Pencernaan
Berkat kandungan bromelain, nanas membantu memecah protein sehingga pencernaan menjadi lebih lancar. Seratnya juga membantu mengatasi sembelit dan menjaga kesehatan usus.
2. Mengurangi Peradangan
Bromelain pada nanas memiliki sifat antiinflamasi yang membantu meredakan peradangan pada tubuh, sekaligus menekan risiko penyakit akibat peradangan kronis, seperti artritis dan kanker tertentu.
3. Menurunkan Risiko Kanker
Kombinasi antioksidan dan bromelain dalam nanas membantu mengurangi stres oksidatif dan menghambat pertumbuhan sel kanker.
4. Meningkatkan Daya Tahan Tubuh
Vitamin C, mineral, dan enzim pada nanas berperan besar dalam memperkuat sistem imun. Konsumsi nanas secara rutin dapat membantu tubuh lebih tahan terhadap infeksi.
5. Mempercepat Pemulihan Otot
Bagi yang aktif berolahraga, nanas bisa membantu mempercepat pemulihan otot dan mengurangi nyeri berkat efek antiinflamasi bromelain.
6. Mendukung Program Diet
Kalori rendah, serat tinggi, dan enzim pembakar lemak menjadikan nanas sebagai buah yang ideal untuk membantu menurunkan berat badan.
7. Menyehatkan Jantung
Vitamin C dan antioksidan pada nanas membantu melindungi pembuluh darah dan mengurangi risiko penyakit jantung.
8. Menyehatkan Usus
Bromelain membantu penyerapan nutrisi di usus halus dan bermanfaat bagi penderita gangguan enzim pencernaan seperti insufisiensi pankreas.
9. Mengontrol Kolesterol
Antioksidan dan seratnya membantu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) sekaligus menjaga kesehatan kardiovaskular.
10. Menjaga Kesehatan Kulit
Vitamin C pada nanas berperan dalam pembentukan kolagen, melindungi kulit dari kerusakan akibat sinar UV dan polusi, serta membuat kulit tampak segar dan sehat.
11. Menjaga Keseimbangan Hormon pada Wanita
Vitamin C dan nutrisi lain pada nanas dapat membantu menyeimbangkan kadar hormon, mengurangi risiko PCOS, dan mendukung kesehatan reproduksi wanita.
12. Menjaga Bau Alami Area Kewanitaan
Kandungan vitamin, serat, dan mineral pada nanas berkontribusi menjaga kesehatan organ intim serta membantu mencegah infeksi.
Berikut manfaat dan efek samping buah nanas yang berhasil kami rangkum untuk sahat Nuter. Semoga infromasi ini bermanfaat.
(Dra/nusantaraterkini.co).
