Nusantaraterkini.co, TAPSEL - Warga Tandihat korban bencana banjir bandang kini sudah menempati Hunian Sementara (Huntara) di Kelurahan Simarpinggan, Kecamatan Angkola Selatan, Kabupaten Tapanuli Selatan, Rabu (4/2/2026).
Salah satu warga, Pati Sahrun Dalimunthe mengatakan, di Huntara ini mereka sudah menempatinya selama 7 hari.
"Alhamdulillah di Huntara ini bisa tempat tinggal kami, dan kami juga dapat tempat tidur, ditambah lagi makanan," jelasnya kepada Nusantaraterkini.co.
Baca Juga : Keluarga Korban Longsor Kampung Durian Tapsel Ziarah ke Makam Massal
Dia mengaku, di sini warga disiapkan dapur untuk masak, kamar mandi, dan mushola.
Baca Juga : Hangatkan Ramadan di Pengungsian, Pemprov Sumut Salurkan 4 Lembu untuk Korban Banjir Bandang Tapsel
Huntara ini sendiri dibangun selama satu bulan oleh Danantara dengan jumlah sebanyak 186 unit.
Meski begitu, dia mengeluhkan lokasi Huntara yang cukup jauh menuju ladang. Apalagi, BBM saat ini sedang sulit didapatkan, dan di tingkat eceran dijual Rp25 ribu per liter.
Baca Juga : Banyak Debu, ISPA Ancam Kesehatan Pengungsi Korban Banjir Bandang di Tapsel
Pantauan wartawan, Huntara itu sudah sebagian ditempati oleh warga. Masing-masing sudah diberi nama di pintu masuk.
(Ron/nusantaraterkini.co)
