Pengamat: Rangkap Jabatan Sudaryono Berpotensi Rusak Tata Kelola Pemerintahan
Pengamat menilai rangkap jabatan Sudaryono sebagai Kepala BGN dan Wamentan berpotensi memicu konflik kepentingan serta merusak tata kelola.
Nusantaraterkini.co, JAKARTA – Direktur Rumah Politik Indonesia, Fernando Emas, menilai potensi rangkap jabatan Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) sekaligus Wakil Menteri Pertanian dapat menimbulkan persoalan serius dalam tata kelola pemerintahan.
Fernando mengatakan, apabila Sudaryono tetap merangkap kedua jabatan tersebut setelah dilantik sebagai Kepala BGN, hal itu dinilai berpotensi merusak prinsip pemerintahan yang bersih, transparan, serta bebas dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).
Menurutnya, rangkap jabatan akan membuka peluang terjadinya penyalahgunaan kewenangan yang bertentangan dengan semangat reformasi untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih dan akuntabel.
"Rangkap jabatan akan semakin membuka peluang untuk melakukan korupsi, kolusi, dan nepotisme yang sangat bertolak belakang dengan tujuan reformasi, yaitu terwujudnya pemerintahan yang bersih dan transparan," kata Fernando kepada Nusantaraterkini.co. Rabu (22/7/2026).
Ia juga menilai rangkap jabatan berpotensi memunculkan konflik kepentingan dalam pengambilan kebijakan. Kondisi tersebut, lanjut Fernando, dikhawatirkan dapat menciptakan praktik yang dilakukan secara sistematis dan terlembaga apabila tidak dicegah sejak awal.
Selain itu, Fernando mengingatkan bahwa Presiden Prabowo Subianto juga dinilai berpotensi melanggar ketentuan peraturan perundang-undangan apabila tetap membiarkan adanya rangkap jabatan yang dilarang bagi menteri maupun wakil menteri.
Karena itu, ia berharap pemerintah dapat memastikan setiap pejabat negara menjalankan tugas sesuai ketentuan hukum yang berlaku demi menjaga integritas dan profesionalisme pemerintahan.
(LS/Nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
HUKUM DAN KRIMINALKejagung Geledah 6 Lokasi Kasus Korupsi Tambang Nikel Sultra, Sita Uang Rp11,8 Miliar
hendra·7 menit yang lalu -
NEWS VIDEOKetua DPD Terima Delegasi Tatarstan, Jajaki Peluang Kerja Sama Ekonomi Indonesia-Rusia
Fadli Tara·14 menit yang lalu -
SUMSELDPR RI Soroti Rendahnya Penyerapan KUR di Sumsel dan Dorong Percepatan Kawasan Industri
hendra·47 menit yang lalu -
NEWSBobby Nasution Diminta Hentikan Sementara Proyek Turap Sungai di Tapteng, Besi Berkarat Jadi Sorotan
hendra·57 menit yang lalu -
NEWSPemkab Nias Selatan Finalisasi Ranperda Perlindungan Lahan Pertanian, Ini 5 Poin Penting Hasil FGD
hendra·1 jam yang lalu -
EKONOMIKetua DPD Ajak Daerah Jajaki Peluang Kerja Sama Ekonomi dengan Tatarstan Rusia
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
KESEHATANRSUD Pirngadi Medan Mulai Layani Penanganan Kateterisasi Jantung
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
NEWS VIDEOPemerintah Angkat PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Rekrutmen CPNS Dibuka November 2026
Fadli Tara·2 jam yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALNasional Institut Desak Kapolri Ungkap Mastermind di Balik Penyadapan Presiden Prabowo
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALGerebek Warnet di Medan Sunggal, 14 Pengunjung Diamankan karena Positif Sabu
Rozie Winata·3 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan