Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Pemilihan Kepling IV di Jalan Amaliun Kecamatan Medan Area Disoal Warga

Editor:  Feriansyah Nasution
Reporter: Ari
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Warga menggeruduk Kantor Camat Medan Area menyoal soal pemilihan Kepling./Ist

Nusantaraterkini.co, MEDAN - Sejumlah warga di Jalan Amaliun Gang Abadi Lingkungan IV Kelurahan Kota Matsum IV Kecamatan Medan Area mendatangi kantor Camat Medan Area, Senin (15/7/2024).

Kedatangan warga yang didominasi kaum emak-emak ini ingin mengajukan protes soal meminta Camat Medan Area, Sutan Fauzi Lubis supaya mengangkat calon kepala lingkungan (kepling) pilihan warga bukan pilihan yang diduga sengaja disetting pihak kecamatan.

Adapun calon kepling yang diusulkan dan mendapat dukungan hampir 95 % dari warga yakni Dedi Irawan (47) warga asli Gang Abadi, Lingkungan IV. Kendati demikian, nama Dedi tak jadi naik diduga sengaja dikalahkan dan namanya ditimpa oleh oknum pihak kecamatan yang menjadi bekingan pesaing Dedi.

Baca Juga : DPRD Kota Medan Resmi Tetapkan Komposisi AKD Periode 2024-2029

"Kami 95 % warga asli di sini mendukung Dedi untuk menjadi kepling. Namun, ada orang yg bukan asli di sini diduga ada bekingan dari pihak kecamatan hingga nama Dedi dikalahkan," kata salah seorang warga bernama Erlina (61).

Ia mengatakan warga mendapat informasi bahwa Dedi sebelumnya mendapat telepon dari pihak kecamatan mengatakan selamat. Namun, beberapa jam kemudian warga mendapat informasi nama Dedi untuk menjadi kepling ditimpa.

"Kami dapat informasi si Dedi ini sempat ditelepon oleh pihak kecamatan dibilang selamat. Itu di Hari Jumat sore tanggal 12 Juli. Tapi, malamnya dapat informasi lagi namanya gagal jadi Kepling karena ditimpa oleh orang yang bukan asli warga di sini. Kami menduga ada oknum yang memaksakan orang lain yang bukan didukung warga asli di sini untuk jadi Kepling," kata Erlina.

Baca Juga : Pelanggaran Keimigrasian, Empat WNA Dideportasi Imigrasi Medan

Karena perlakuan yang dirasa semena-mena dalam pemilihan Kepling tersebut, warga pun beramai-ramai melakukan demo di depan Kantor Camat Medan Area.

"Ya kami tadi datangi kantor Camat Medan Area, karena kami merasa tidak adil, kepling yang kami pilih (Dedi Irawan) yang seharusnya juga sudah menang, malah sekarang namanya diganti, jadi nama yang lain. Mantan Kepling disini saja mengakui si Dedi yang menang sebenarnya, malah tiba-tiba namanya hilang dan terganti," sebutnya. 

"Yang menang jadinya ada orang sini juga, padahal suara itu banyak untuk si Dedi. Bahkan lurah juga sudah sempat bilang selamat, sudah salaman sama Dedi, dia terpilih jadi kepling kami, sekarang malah diganti nama yang lain. Kan udah gak betul ini," sambungnya.

Baca Juga : Ramadhan Fair XIX Tahun 2025 Membantu Ekonomi Masyarakat, Pedagang: Terima Kasih Pemko Medan

Sementara warga lainnya, Hasnah (64) mengungkapkan Dedi merupakan warga yang aktif di lingkungan. 

"Si Dedi ini orangnya bermasyarakat, aktif dalam lingkungan makanya kami pilih dia, kalau yang satu lagi ini (calon lain) jangankan aktif, nampak pun jarang," terang Hasnah.

Hasnah mewakili suara warga lainnya menegaskan jika kepling yang dipilih bukan pilihan warga, mereka lebih baik tidak usah punya kepling.

Baca Juga : Pemko Medan Resmikan Rumah Perlindungan Sosial untuk Korban Narkoba dan Gelandangan

"Ya kami kalau memang ke depan tetap calon lain itu yang terpilih, kami lebih baik tidak usah punya kepling, bermasyarakat seperti biasa saja, kalau ada urusan langsung ke lurah," kesal warga.

(cw5/nusantaraterkini.co)