Pantau Libur Nataru, Stafsus Menteri Imipas Tinjau Pemberian Remisi Natal di Lapas Madiun
Stafsus Menteri Imipas Abdullah Rasyid meninjau pemberian remisi Natal bagi 69 WBP di Lapas Madiun saat libur Nataru.
Nusantaraterkini.co, MADIUN–Staf Khusus (Stafsus) Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Ir H Abdullah Rasyid ME, melakukan kunjungan kerja ke Kota Madiun untuk memantau langsung situasi libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) di lembaga pemasyarakatan. Dalam kunjungan tersebut, sebanyak 69 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di dua lapas Madiun resmi menerima Remisi Khusus (RK) Natal atau Pengurangan Masa Pidana Khusus (PMPK).
โMonitoring ini dilakukan di dua titik utama, yakni Lapas Kelas I Madiun dan Lapas Kelas IIA Pemuda Madiun pada Kamis (25/12/2024). Kehadiran Stafsus Menteri Imipas bertujuan untuk memastikan proses pemberian remisi berjalan transparan serta memantau kesiapan petugas dalam melayani kunjungan keluarga di masa libur panjang.
Baca Juga : Lima Warga Binaan Lapas Kendal Terima Remisi Khusus Natal Tahun 2025
โBerdasarkan data yang dihimpun, pemberian remisi diberikan kepada WBP yang beragama Nasrani dan telah memenuhi syarat administratif serta substantif. Untuk Lapas Kelas I Madiun sebanyak 50 orang WBP dan Lapas Kelas IIA Pemuda Madiun sebanyak 19 orang WBP.
โ"Momentum Natal ini menjadi hal yang sangat dinantikan oleh para Warga Binaan untuk mendapatkan pengurangan masa tahanan. Kami hadir untuk memastikan hak-hak mereka terpenuhi sesuai dengan aturan yang berlaku," ujar Abdullah Rasyid.
โSelain fokus pada remisi, Stafsus Menteri Imipas juga memberikan perhatian khusus pada alur pelayanan kunjungan keluarga selama periode Nataru. Ia menegaskan bahwa meskipun volume pengunjung meningkat, aspek keamanan dan
ketertiban tidak boleh kendor.
โ
Ia berharap seluruh jajaran petugas pemasyarakatan di Madiun tetap solid dan bersinergi dalam menjalankan tugas pengawasan.
Baca Juga : Sebanyak 3.088 Narapidana dan 17 Anak Binaan Peroleh Remisi Natal, 43 Diantaranya Langsung Bebas
โ
"Kami mengapresiasi kinerja petugas di lapangan. Saya berharap seluruh petugas terus bersinergi untuk menjaga keamanan dan ketertiban di lapas, serta tetap memberikan pelayanan yang humanis bagi para WBP dan keluarganya," tambahnya.
(Akb/Nusantaraterkini.co)
โ
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
HUKUM DAN KRIMINALKapolri Bentuk Tim Khusus Usut Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo, Kabareskrim Jadi Komandan
hendra·30 menit yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALDemi Judi Online, Karyawan Maskapai Penerbangan Diduga Nekat Gelapkan Uang Perusahaan Rp689 Juta
hendra·1 jam yang lalu -
NEWSDPD Perkuat Perjuangan Aspirasi Daerah melalui Legislasi, Pengawasan dan Dialog Publik
hendra·1 jam yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALPerkelahian Berujung Maut, Cemburu dan Alkohol Picu Penembakan Pratu Ferischal
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALPratu Bintang Menangis di Persidangan, Baru Sadar Terdakwa Adalah Seniornya
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
NEWSKapolri Luncurkan I-GHAS 24/7, Perkuat Pengawasan Buronan Internasional di Perbatasan
hendra·2 jam yang lalu -
NEWS VIDEOHercules Rosario Sebut Penyadapan terhadap Presiden RI Masuk Tindakan Makar dan Pengkhianat Negara
2 jam yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALTerdakwa Pengeroyokan Dituntut 2 Tahun, Ketua SPSI Tuding Jaksa Disuap
hendra·2 jam yang lalu -
NASIONALIsu Pengerahan 20 Ribu Prajurit ke Jakarta, Panglima TNI Ungkap 3 Level Siaga, Personel dan Alutsista Disiapkan
hendra·2 jam yang lalu -
NASIONALHercules: Penyadapan terhadap Presiden Adalah Tindakan Makar dan Pengkhianatan Negara
Rozie Winata·2 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan