Nadiem Makarim Dicegah ke Luar Negeri, Kejagung: Hal Biasa untuk Proses Pemberkasan Penyidikan
Nadiem Makarim Dicegah ke Luar Negeri, Kejagung: Hal Biasa untuk Proses Pemberkasan Penyidikan
Nusantaraterkini.co, Jakarta - Kejaksaan Agung (Kejagung) mencegah Nadiem Makarim bepergian ke luar negeri terkait penyidikan kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook dalam program digitalisasi pendidikan Kemendikbudristek tahun anggaran 2019–2022.
Kepala Pusat Penerangan Kejaksaan Agung (Kapuspenkum Kejagung) Harli Siregar mengatakan sah-sah saja jika pencegahan Nadiem ke luar negeri adalah kebutuhan dari penyidik untuk menggali informasi dari kasus ini.
BACA JUGA: Masyarakat Padati Acara Car Free Night Pemkot Medan di Seputaran Lapangan Merdeka
"Saya kira itu kan hal biasa dalam penyidikan bahwa status terhadap saksi dan lainnya sampai proses pencegahan," kata Harli Siregar, Senin (30/6/2025).
"Ensensinya tidak bisa diliat dari satu kali pemanggilan tapi berproses penyidikan, pemberkasan hingga seterusnya," sambung Harli Siregar.
Kejagung lanjut Harli Siregar menilai permintaan cegah ke luar negeri kepada Nadiem bisa saja berhubungan dalam rangka proses pemberkasaan dan jika yang bersangkutan masih di dalam negeri akan sangat mudah.
"Kemudian yang disampaikan bahwa kemungkinan akan ada pemanggilan sedang direncanakan penyidik dan langkah-langkah penyidik tidak hanya dilalukan kepada yang bersangkutan (nadiem) juga kepada beberapa pihak yang berhubungan dalam rangka proses penyidik bisa sukses, cepat dan tidak terkendala yurisprudeksi ketika seseorang berada di luar negeri," ujarmya.
BACA JUGA: Walikota Medan Hadiri Car Free Night di Seputaran Lapangan Merdeka
Saat ditanya apakah dalam waktu dekat akan kembali memanggil Nadiem soal kasusnya itu. Harli menegaskan hal itu haris ditanyakan kembali ke penyidik.
"Soal itu akan kita sampaikan apakah penyidik sudah memutuskan pemanggilan (Nadiem) dalam waktu dekat ini," tegasnya.
(cw1/nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
NASIONALKomisi IX DPR Pastikan Perlindungan Hukum Ojol Tanpa Ubah Status Kemitraan
Rozie Winata·6 menit yang lalu -
SUMSELAngin Berubah Arah, Kabut Asap Karhutla di Palembang Mulai Berkurang
Rozie Winata·50 menit yang lalu -
POLITIKKunker ke Papua, Yorrys Dorong Percepatan RUU Pelindungan Masyarakat Adat
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
POLITIKHendri Satrio Sentil Gibran: Perjalanan Politik Anda Berbeda dengan Jokowi!
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
EKONOMIAturan Saham Rp1 Berlaku, IHSG Melemah 1,51%, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini
hendra·2 jam yang lalu -
INTERNASIONALAleksandar Vucic Mundur dari Presiden Serbia, Siap Maju Jadi PM
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
PENDIDIKANKapolri: Ruang Digital Butuh Pemuda yang Bijak dan Produktif
Rozie Winata·3 jam yang lalu -
INTERNASIONALHari Raya Yahudi Diwarnai Serbuan ke Al-Aqsa, Palestina Serukan Tindakan Internasional
Rozie Winata·4 jam yang lalu -
SEPAKBOLAKlasemen Piala ASEAN FIFA: Indonesia Tempati Posisi Kedua
Herman Saleh Harahap·11 jam yang lalu -
NEWSDirjen PAS Ungkap 13 Rumah Dinas di Lapas Cibinong Tak Tercatat sebagai Aset Negara
hendra·11 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan