Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) resmi menunjuk Wakil Ketua DPR RI, Adies Kadir, sebagai Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) dari unsur DPR. Ia akan menggantikan Arief Hidayat yang memasuki masa purnatugas pada Selasa (27/1/2026).
Seiring penetapan tersebut, Adies Kadir telah mengundurkan diri dari Partai Golkar sekaligus melepaskan jabatannya sebagai Wakil Ketua DPR. Posisi pimpinan DPR yang ditinggalkannya kini diisi oleh Sari Yuliati.
Berikut profil singkat Adies Kadir.
Baca Juga : Forum Perdamaian Dunia ke-9 Resmi Dibuka di Jakarta: DPR Tegaskan Komitmen Diplomasi untuk Perdamaian Global
Adies Kadir lahir di Balikpapan, Kalimantan Timur, pada 17 Oktober 1968. Ia dikenal memiliki latar belakang pendidikan hukum yang kuat, meski awal karier akademiknya dimulai dari bidang teknik.
Adies sempat menempuh pendidikan Sarjana Teknik Sipil di Universitas Wijaya Kusuma. Setelah lulus, ia beralih ke dunia hukum dengan meraih gelar Sarjana Hukum di Universitas Merdeka. Pendidikan hukumnya berlanjut hingga Magister Hukum di kampus yang sama, sebelum akhirnya menyandang gelar doktor (S3) Hukum dari Universitas 17 Agustus.
Baca Juga : Idrus Marham: Partai Golkar Belum Putuskan Pengganti Adies Kadir
Karier politik Adies di Senayan dimulai pada 2014 sebagai anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan Jawa Timur I. Pada periode tersebut, ia dipercaya menjabat Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD).
Pada Pemilu 2019, Adies kembali terpilih dari dapil yang sama dan menduduki posisi Wakil Ketua Komisi III DPR RI. Kariernya terus menanjak hingga Pemilu 2024, ketika ia kembali terpilih dan dipercaya sebagai Wakil Ketua DPR RI.
Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) terakhir yang disampaikan pada 2024, Adies Kadir tercatat memiliki total kekayaan sekitar Rp14,3 miliar. Aset tersebut meliputi lima bidang tanah dan bangunan yang tersebar di Surabaya dan Bekasi, serta kepemilikan empat unit kendaraan mewah, di antaranya Mitsubishi Pajero, BMW Sedan, Toyota Alphard, dan Land Rover.
Baca Juga : Isu Ijazah Palsu Arsul Sani Merembet ke DPR, Komisi III Merasa Disalahkan Publik
(Dra/nusantaraterkini.co)
