Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Musda Golkar Sumut: Hendri Sitorus Kandidat Pertama Ambil Formulir Pendaftaran Kandidat Ketua

Editor:  Herman Saleh Harahap
Reporter: Redaksi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Steering Committee Musda XI Golkar Sumut, saat menerima kedatangan perwakilan Hendri Yanto Sitorus, di Kantor DPD Golkar Sumut. (foto: istimewa)

Nusantaraterkini.coMEDAN-Menjelang pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) DPD Golkar Sumut, panitia Musda mulai membuka pendaftaran kandidat Ketua DPD. Bupati Labuhanbatu Utara (Labura) Hendri Yanto Sitorus, merupakan kandidat pertama yang mengambil formulir di Kantor DPD Golkar Sumut, Jalan Wahid Hasyim, Medan, Kamis (29/1/2026).

Saat pengambilan formulir, Hendri Yanto Sitorus diwakilkan timnya, Indra Simatupang

Baca Juga : Panitia Minta Polisi Usut Dalang Kericuhan di Luar Arena Musda XI Golkar Sumut

Hendri Yanto Sitorus mengambil formulir pendaftaran calon ketua DPD Golkar Sumatera Utara. Hendri Yanto menjadi calon pertama yang mengambil formulir pendaftaran di kantor Golkar Sumut, jalan Wahid Hasyim, Kamis (29/1/2026). 

Baca Juga : Andar Amin Gandeng Medan dan Asahan Susun Pengurus Golkar Sumut 2025-2030

Hendri Yanto diwakilkan timnya, Indra Simatupang yang merupakan Sekretaris DPD Golkar Labura. "Pendaftaran calok Ketua Golkar Sumut Hendri Yanto Sitorus dikuasakan kepada kami," ujar Indra Simatupang, usai mengambil formulir pendaftaran.

Menurut Indra, Hendri Yanto Sitorus akan mengembalikan formulir pendaftaran, besok, Jumat (30/1/2026). "Ini bentuk keseriusan kita, makanya tadi ambil formulir pendaftaran," lanjutnya.

Baca Juga : Terpilih Pimpin Golkar Sumut, Andar Amin Harahap Serukan Kader Akhiri Dinamika dan Perkuat Konsolidasi

 

Ditanyakan terkait persyaratan minimal mendapatlan dukugan 30 persen dari total pemilik suara di Musda Golkar Sumut, Indra optimis hal itu akan tercukupi pada saat pengembalian formulir.

Baca Juga : Diwakilkan Sekretaris DPD Labura, Hendri Yanto Sitorus Kembalikan Formulir Pendaftaran Calon Ketua Golkar Sumut

"Intinya kami sudah ambil formulir pendaftaran ini sebagai bentuk keseriusan Hendri Yanto maju sebagai ketua Golkar, kemudian besok akan mengembalikan formulir pendaftaran," kata Indra. 

Musda XI Golkar Sumut Tahun 2026 akan resmi dibuka pada 1 Februari 2026 di Hote JW Mariott, Medan. Untuk maju sebagai calon ketua Golkar Sumut, ada 10 persyaratan yang mesti dipenuhi. 

Baca Juga : Resmi! Musda Golkar Sumut Digelar Akhir Januari, Duel Hendri Yanto vs Andar Amin Memanas

Steering Committee Musda XI Golkar Sumut Syamsul Qamar menyampaikan, pertama, calon ketua Golkar Sumut aktif menjadi anggota sekurang-kurangnya 5 tahun berturut-turut dibuktikan dengan Kartu Tanda Anggota.

Kemudian berpendidikan minimal sarjana dan memiliki prestasi, dedikasi, disiplin, loyalitas, dan tidak tercela (PD2LT) dibuktikan sertifikat penghargaan atau sejenisnya.

"Memiliki kapabilitas dan akseptabilitas yang dibuktikan dengan sertifikat penghargaan atau sejenisnya.Tidak pernah terlibat G-30 S/PKI yang dibuktikan dengan surat pernyataan diri bermaterai," ujar Syamsul. 

Selain itu, calon ketua Golkar juga harus menjadi pengurus sekurang-kurangnya satu periode atau pernah menjadi pengurus organisasi pendiri dan didirikan di tingkatannya. Persyaratan mutlak calon ketua Golkar Sumut selanjutnya adalah mendapatkan dukungan sekurang-kurangnya 30 persen dari pemegang hak suara. 

"Untuk pemilik suara itu ada 39, yakni pengurus Golkar tingkat Kabupaten dan Kota, DPP Golkar, DPD Golkar Sumut, organisasi yang didirikan partai, organisasi pendiri partai, organisasi sayap partai dan badan pertimbangan partai," tambah Syamsul. 

Apabila terdapat bakal calon yang akan maju sebagai calon ketua, tetapi tidak memenuhi kriteria persyaratan, seorang calon harus mendapatkan persetujuan dari Ketua Umum Golkar. Namun, hal itu tidak berlaku pada minimal syarat dukungan yang wajib diserahkan calon ketua Golkar Sumut. 

"Dalam hal diskresi dari DPP Golkar, itu misal tidak memenuhi syarat belum cukup menjadi

pengurus selama 5 tahun, padahal itu persyaratan, jika kemudian ada surat dari DPP Golkar agar bisa tetap maju, ya bisa," jelas Syamsul. 

(Akb/Nusantaraterkini.co)