Nusantaraterkini.co, MEDAN - Andar Amin Harahap yang terpilih menjadi Ketua DPD Golkar Sumut dalam Musda ke-11 didapuk menjadi formatur untuk menyusun kepengurusan masa kerja 2025-2030.
Dalam prosesnya, Andar akan dibantu empat anggota formatur lainnya yang berasal dari berbagai unsur, yaitu satu orang DPP Golkar, dua orang DPD kabupaten/kota dan satu orang dari organisasi Hasta Karya.
Baca Juga : Terpilih Pimpin Golkar Sumut, Andar Amin Harahap Serukan Kader Akhiri Dinamika dan Perkuat Konsolidasi
"Saya memilih Waketum Ahmad Doli Kurnia dari DPP, kemudian memilih DPD Medan dan Asahan, serta AMPI," ujarnya dalam forum Musda, Minggu (1/2/2026) malam.
Baca Juga : Musda Golkar, Andar Amin Harahap Terpilih Secara Aklamasi jadi Ketua DPD Sumut
Sejatinya anggota formatur harus dipilih di dalam Musda, tetapi para peserta forum menyerahkan itu langsung ditetapkan oleh Andar Amin Harahap selaku ketua terpilih.
Berdasarkan peraturan kepartaian, Andar Amin diharuskan menyusun kepengurusan yang baru selambat-lambatnya 30 hari setelah terpilih menjadi ketua yang baru.
Baca Juga : Hendri Gagal Calon, Andar Amin Harahap Terpilih Aklamasi Ketua Golkar Sumut 2025-2030
Sebelumnya diberitakan, Andar Amin Harahap terpilih menjadi Ketua DPD Golkar Sumut periode 2025-2030 secara aklamasi dalam Musda ke-11.
Baca Juga : Resmi! Musda Golkar Sumut Digelar Akhir Januari, Duel Hendri Yanto vs Andar Amin Memanas
Andar menang telak dengan mengantongi 31 dukungan dari total 39 suara. Sementara itu pesaingnya, Hendri Yanto Sitorus gagal mencalonkan diri karena hanya mendapatkan dua dukungan.
Sesuai dengan aturan, calon ketua DPD Golkar Sumut mesti mendapatkan dukungan minimal 30 persen dari total suara. Sementara Hendri Yanto tidak memenuhi persyaratan itu.
Baca Juga : Syarat Calon Ketua dan Peta Kekuatan Suara Musda Golkar Sumut ke-11
(Cw2/Nusantaraterkini.co)
