Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Meskipun Dihujat, Kartika Putri Tak Menyesal Tantang Capres dan Cawapres Mengaji

Editor:  Aby
Reporter: Redaksi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Meskipun Dihujat, Kartika Putri Tak Menyesal Tantang Capres dan Cawapres Mengaji

Nusantaraterkini.co - Aktris cantik Kartika Putri panen hujatan usai menantang semua capres dan cawapres membaca Alquran atau mengaji. 

"Jujur aku kepingin sebenernya ngedenger capres-cawapres pada ngaji, yang mana suaranya merdu itu yang kita pilih," ucap Kartika Putri.

Baca Juga : GrabMart Meningkat, Pedagang Pasang Promo untuk Tingkatkan Rating Toko

Permintaan ini terinspirasi dari Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan yang ternyata pandai mengaji. 

Baca Juga : Legislator Harap uu pariwisata atasi kebocoran ekonomi nasional

Menurut Kartika Putri, orang yang membaca Alquran pasti jauh dari kemaksiatan. 

Meskipun dihujat, ternyata Kartika Putri mengaku sama sekali tak menyesal pernah melontarkan permintaan tersebut. 

Baca Juga : DPR Dukung Proyek Gentengnisasi Prabowo, Ingatkan Akuntabilitas dan Dampak ke UMKM

"Gini lho, saya menyesal kalau saya ada niat buruk, kalau saya ada menujukkan hal-hal yang negatif," ujar Kartika Putri saat ditemui di kediamannya di kawasan Cipete, Jakarta Selatan, Jumat (26/1/2024).

Baca Juga : Dijadwalkan Digusur Hari Ini, Pedagang Pasar Sambas Sampaikan Aspirasi

"Menurut saya mengaji itu bukan hal yang buruk, membaca Alquran itu bukan hal salah, jadi ya nggak boleh saya juga bilang saya menyesal," sambungnya.

Menurut istri Habib Usman bin Yahya ini, apa yang dia ucapkan hanya permintaan sebagai sesama muslim. 

Baca Juga : DPR Tegaskan Reformasi Polri Mengikat, Kapolri Paparkan Arah Transformasi Digital dan Posisi Polri di Bawah Presiden

Kata Kartika Putri, sah-sah saja dirinya meminta calon pemimpin yang kebetulan semuanya beragama Islam untuk membaca Alquran. 

Baca Juga : Pria Bersimbah Darah di Pemakaman Kristen Patumbak, Diduga Korban Penganiayaan

"Karena yang saya minta kan seorang muslim dan juga calon pemimpin itu wajib (memahami agama). Beliau paslon-paslon ini kan akan menjadi pemimpin rakyat," ujar Kartika Putri.

Lebih lanjut, ia membeberkan apa yang dilontarkan cuma permintaan seorang ibu rumah tangga biasa.

Tak ada tujuan apa pun, terlebih mengarah pada capres tertentu. 

"Jadi kalau rakyat ada bersuara apa, ya bebas dong, namanya rakyat mau memilih, biasanya mendengarkan visi misi, dari sudut pandang orang kan berbeda-beda," ucapnya.

"Nah emak-emak satu ini gara-gara melihat Presiden Turki suaranya bagus jadi kepingin (punya presiden yang pintar mengaji)," pungkasnya.

(Sav/nusantaraterkini.co)

Sumber: Suara. com