Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono memastikan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) sudah menerapkan prinsip Environmental, Social dan Governance (ESG).
"Menurut saya untuk penerapan ESG sudah kami lakukan di IKN Nusantara," ungkap Basuki seperti dilansir dari Antara.com, Kamis (30/11/2023).
Baca Juga : Peringati HUT ke-48, Pupuk Kaltim Perkuat Program Penghijauan Melalui Penanaman 1.977 Pohon
Basuki menyebut Kementerian PUPR telah menerapkan kualitas, estetika dan pelestarian lingkungan dalam pembangunan IKN. Karena itu menurutnya pembangunan IKN sudah menerapkan kaidah lingkungan.
Baca Juga : Integritas: Standar Wajib Investasi Global, KPK Tekankan Implementasi Sistem Manajemen Antisuap
"Misalnya kita mau bikin terowongan bawah laut (immersed tunnel), karena kita ingin melindungi spesies hewan bekantan dan dugong yang hidup di Teluk Balikpapan," katanya.
Kemudian untuk tata kelola (governance), Kementerian PUPR juga lakukan melalui proses lelang paket-paket kontrak atau proyek pembangunan IKN secara benar, terbuka, dan transparan.
Baca Juga : Wali Kota Parepare Studi Tiru ke Balikpapan, Fokus UMKM, PAD dan Strategi Penyangga IKN
"Sedangkan terkait inklusifitas dan tanggung jawab sosial, kita mendidik tenaga konstruksi lokal, memberikan pelatihan supaya mereka terlibat dalam pekerjaan pembangunan IKN, memberdayakan katering-katering dari masyarakat lokal, menyewa mobil dari masyarakat Kalimantan Timur," kata Basuki.
Baca Juga : Presiden Prabowo Tinjau IKN, Pusat Pemerintahan Ditargetkan Rampung 2028
Dia juga menambahkan secara langsung maupun tidak langsung Kementerian PUPR menjalankan kaidah-kaidah ESG dalam pembangunan IKN Nusantara. Kementerian PUPR mengharuskan semua kontraktor harus berkolaborasi dan menjalin kerja sama dengan para kontraktor lokal dalam pembangunan IKN.
Baca Juga : Kejati Sumut Tahan GM PT Yodya Karya Terkait Korupsi KSPN Danau Toba Senilai Rp13 Miliar
(HAM/nusantaraterkini.co).
