Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Menolak Saat Dipaksa Gunakan Tubuhnya Untuk Lunasi Utang, Nasib Wanita Ini Berakhir Memilukan

Editor:  Fadli Tara
Reporter: Redaksi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Ist

NUSANTARATERKINI.CO - Tindak kejahatan memang beragam bentuknya, beberapa waktu lalu seorang wanita dilecehkan karena tak bisa bayar hutang.

Kasus wanita dilecehkan karena tak bisa bayar hutang itu seketika membuat publik heboh.

Dilansir dari eva.vn Minggu (4/2/2024), kasus wanita dilecehkan karena tak bisa bayar hutang itu terjadi di kota Ningbo, provinsi Zhejiang, Tiongkok.

Baca Juga : Kasus Ridwan Kamil dan Lisa Mariana: Bareskrim Polri Gelar Pemeriksaan Tes DNA

Nona Du adalah pemilik toko pakaian yang cukup besar.

Beberapa tahun yang lalu, toko pakaian Nona Du berjalan dengan sangat baik berkat keterampilan manajemennya yang tertata.

Namun, baru-baru ini, ketika fluktuasi ekonomi menyebabkan banyak bisnis terjerumus ke dalam krisis, Nona Du tidak dapat menghindari kesulitan.

Baca Juga : Oknum Guru Dilabrak Istri Selingkuhan di Tempat Kerja: Ternyata Teman Makan Teman

Toko pakaian itu adalah aset dan hasrat terbesar Nona Du, jadi ia tidak bisa menyaksikan tokonya runtuh.

Ia pun menggunakan seluruh tabungannya untuk menyelamatkan situasi namun tetap tidak bisa.

Ia bahkan terlilit utang lebih dari 70 ribu yuan (sekitar Rp 154 ribu).

Baca Juga : Bejat! Ayah dan Paman Rudapaksa Anak Kandung Selama 4 Tahun, Pelaku Ditangkap Bersama 2 Kerabatnya

Karena tidak dapat membayar utangnya tepat waktu, Nona Du tidak punya pilihan selain meminta debitur memberinya lebih banyak waktu.

Debitur Nona Du adalah Tuan Lieu.

Keduanya tak hanya menjalin hubungan bisnis, namun juga cukup dekat dalam kehidupan pribadinya.

Baca Juga : Ayah Kandung dan Paman Tega Rudapaksa Kakak Beradik Hingga Hamil 7 Bulan

Melihat Nona Du mengalami kesulitan, Tuan Lieu pun setuju untuk memberinya tambahan waktu 2 bulan untuk melunasi utangnya.

Namun, setelah 2 bulan, keadaan masih belum mengalami kemajuan, Nona Du hampir tidak mampu membayar utangnya.

Pada titik ini, kesabaran Lieu telah hilang.

Baca Juga : DPR Dukung Proyek Gentengnisasi Prabowo, Ingatkan Akuntabilitas dan Dampak ke UMKM

Ia pergi ke rumah Nona Du untuk menagih utangnya, namun wanita itu hanya bisa meminta perpanjangan waktu.

Melihat Tieu Lieu bekerja sangat keras, Nona Du pun harus meminjam uang untuk sementara dari temannya.

Namun, Nona Du hanya dapat mengumpulkan 10 ribu yuan (sekitar Rp 22 juta).

Baca Juga : Dijadwalkan Digusur Hari Ini, Pedagang Pasar Sambas Sampaikan Aspirasi

Sambil memegang uang sebanyak itu di tangannya, Tuan Lieu masih belum puas.

Ia tidak mau menunggu lagi dan memaksa Nona Du membayar semua uangnya, tapi ia sama sekali tidak punya uang untuk membayar.

Melihat hal itu, Tuan Lieu mengajukan permintaan yang mengejutkan.

Ia meminta Du menggunakan tubuhnya untuk melunasi utangnya.

Tidur saja dengannya selama satu malam dan semua utangnya akan terhapus.

Mendengar permintaan yang tidak masuk akal ini, Nona Du langsung menolak.

Melihat hal ini, Tuan Lieu menjadi marah dan memaksa Du segera membayar utangnya, jika tidak, ia akan menghancurkan toko pakaiannya.

Hal ini membuat Nona Du sangat ketakutan.

Ia tidak ingin usahanya selama bertahun-tahun hancur dan tidak ingin menjual kehormatannya.

Saat Nona Du ragu-ragu dan tidak mampu mengambil keputusan, Tuan Lieu kehilangan kesabarannya.

Tuan Lieu ternyata sudah lama tergila-gila dengan wanita cantik ini.

Menyadari bahwa sekarang adalah kesempatan terbaik untuk memuaskan hasratnya, Tuan Lieu punbergegas maju dan memangsa Nona Du.

Setelah Tuan Lieu pergi, Nona Du sangat sedih dan panik.

Ia berniat melapor ke polisi, namun ketika ia memikirkan tentang janji untuk melunasi utangnya, ia memutuskan untuk menahan semuanya.

Berpikir bahwa semuanya akan berhenti sampai di situ, di luar dugaan, Tuan Lieu masih tidak berhenti berniat mengganggu dan melecehkan Nona Du.

Setelah puas, ia terus mengajukan tuntutan yang tidak masuk akal.

Tuan Lieu menginginkan Nona Du menjadi pacarnya.

Hal ini melebihi yang dapat ditanggung oleh Nona Du karena ia tidak memiliki perasaan terhadap Tuan Lieu.

Nona Lieu semakin membencinya karena telah memperkosanya, jadi ia akhirnya melaporkan kejahatan Tuan Lieu ke polisi.

Saat ditangkap polisi, Tuan Lieu mengaku pernah berhubungan seks dengan Nona Du.

Namun, ia mengatakan bahwa perilaku ini tidak ilegal karena Du sendiri juga mengajukan diri.

Selama persidangan, pengadilan menganalisis bahwa pada awalnya Nona Du tidak setuju untuk berhubungan seks dengan Tuan Lieu, bahkan menolak dengan keras.

Tuan Lieu diketahui menggunakan hutangnya untuk mengancam dan memaksa Nona Du mendengarkannya.

Ini sama sekali bukan niat Nona Du, jadi tidak bisa dianggap sukarela.

Akhirnya, Tuan Lieu dijatuhi hukuman 10 tahun penjara karena pelecehan seksual.

(*/nusantaraterkini.co)