Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Menikah dengan Pria Kaya 20 Tahun Lebih Tua, Wanita Ini Syok Begitu Mengetahui Akal-akalan Suaminya

Editor:  Fadli Tara
Reporter: Redaksi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Ilustrasi

Nusantaraterkini.co– Tak jarang masa lalu yang belum selesai menjadi masalah dalam berumah tangga seperti kisah wanita diancam mantan istri suaminya.

Baca Juga : Petaka Pesta Pernikahan Wabup Garut, 3 Orang Meninggal: Polisi Periksa 11 Saksi

Kejadian wanita diancam mantan istri suaminya ini memang bukan yang pertama kalinya terjadi.

Baca Juga : 38 Vendor Meriahkan Wedding Expo Resonate di Taipan Restoran

Dikutip dari eva.vn, berdasarkan pengakuan wanita diancam mantan istri suaminya ini, ia dan suaminya memiliki perbedaan usia yang sangat jauh.

Baca Juga : Musda Golkar Sumut Ricuh, Bawa Kayu hingga Petasan

Ketika ia berumur 20 tahun, wanita tersebut bertemu dengan Tuan Binh, seorang pengusaha lokal sukses yang sering harus pergi ke kota untuk bekerja.

Baca Juga : Lagi, Geng Motor Meresahkan Serang Warga, Korban Alami Patah Tulang

Tuan Binh mengaku sudah bercerai selama 5 tahun dan belum punya anak.

Saat itu, wanita tersebut masih kuliah di universitas di kota.

Keluarganya tidak begitu berkecukupan, bisnis ayahnya bangkrut dan ibunya menceraikan sang ayah.

Awalnya, ia berpikir harus berhenti kuliah karena tidak punya cukup uang.

Tanpa diduga, Tuan Binh mensponsori biaya kuliahnya selama bertahun-tahun dan berada di sisinya ketika ia mengalami depresi.

Melihat Tuan Binh yang begitu menyayanginya dan memperlakukannya dengan sangat tulus, ia pun mengikuti sarannya dan pindah.

Wanita itu kemudian tidak lagi tinggal sekamar dengan teman-temannya.

Dengan begitu, setiap Tuan Binh datang ke kota untuk bekerja, mereka akan semakin nyaman bersama.

Ketika wanita itu lulus kuliah, Tuan Binh melamarnya.

Pada saat yang sama, ia hamil.

Saking bahagianya, Tuan Binh segera membawanya pulang menemui kedua keluarga dan melamarnya.

Sang ayah tentu saja tidak menyukai Tuan Binh karena pria itu berusia 20 tahun lebih tua dari putrinya.

tapi karena putrinya sudah hamil, sang ayah tidak bisa menolak. 

Selain itu, Tuan Binh juga sangat dermawan.

Ia memberi wanita itu mahar sebesar 100 juta dan mengatakan ia bersedia membantu ayah mertuanya membuka toko jika sang ayah mau.

Tuan Binh dan wanita itu mengadakan pernikahan besar di pedesaan.

Setelah itu, mereka tinggal di villa seluas 1000 meter persegi milik Tuan Binh.

Ada juga pembantu di rumah itu, namanya Dong.

Seperti yang diperkenalkan sang suami, Bu Dong telah bekerja sebagai pembantu rumah tangga selama lebih dari 10 tahun.

Pekerjaan suami wanita itu sangat sibuk, ia aku merasa sangat kesepian dan bosan.

Hal itu pula yang membuatnya jadi sering bergantung pada Bu Dong dan mengajaknya pergi ke pasar atau taman bersamanya. 

Awalnya ia mengabaikan ajakan sang nyonya, tapi seiring berjalannya waktu ia perlahan-lahan memperlakukannya dengan lebih baik.

Kadang wanita itu juga mengajak adiknya berbelanja.

Anehnya, terkadang saat bertemu dengan kenalan wanita itu, Bu Dong sangat dingin terhadap mereka.

Jika mereka menyapa, Bu Dong hanya menyapa balik sekilas lalu menarik wanita itu untuk segera menjauh.

Hingga suatu hari, ia menemukan rahasianya.

Hari itu, ia sedang tertidur lelap ketika suaminya pulang.

Melihatnya tertidur, sang suami segera pergi mencari pembantunya.

Kemudian, ia mendengar Bu Dong berteriak keras hingga ia terkejut dan bangun. 

Wanita itu kemudian bergegas keluar kamar untuk melihat keadaannya.

Namun, ia tidak sengaja mendengar percakapan antara sang suami dan pembantunya

“Katakan padaku bagaimana aku bisa tetap tenang tentang hal ini? Bukankah awalnya Anda mengatakan bahwa ketika anak itu lahir, kalian akan bercerai, mendapatkan hak asuh atas anak tersebut, dan kemudian kita akan menikah lagi?” kata Bu Dong.

Wanita itu seketika ketakutan begitu mendengar ucapan sang pembantu ke suaminya.

Ternyata Bu Dong adalah mantan istri suaminya.

Mereka bercerai lebih dari setengah tahun yang lalu karena tidak punya anak, artinya mereka hanya bercerai saat wanita itu hamil.

Dengan marah, wanita itu pun bergegas keluar kamar lalu memergoki keduanya.

Mengetahui mereka tidak bisa menyembunyikannya lagi, Tuan Binh dan Bu Dong akhirnya terus terang mengakui semuanya.

Sadar p telah ditipu, wanita itu sangat kesal hingga melahirkan prematur padahal janinnya baru berusia 8 bulan.

Beruntung ibu dan anak tersebut masih selamat dan sehat.

Setelah putranya lahir, Bu Dong mengajukan pilihan.

Pilihan pertama adalah wanita itu bisa menceraikan Tuan Binh, meninggalkan anaknya bersama mereka dan sebagai gantinya akan menerima kompensasi berupa sebuah rumah. 

Sedangkan pilihan kedua adalah jika wanita itu tetap ingin mempertahankan rumah tangganya, maka ia, Tuan Binh dan anaknya harus angkat kaki dari rumah, karena rumah dan harta benda itu semuanya atas nama Bu Dong.

Wanita itu tentu saja tidak ingin bercerai karena ia mencintai Tuan Binh.

Pasutri itu kemudian berdiskusi tentang nasib mereka.

Tuan Binh menyarankan istrinya untuk meninggalkan sang anak, lalu menunggunya menipu Bu Dong dengan mengambil alih propertinya, kemudian mereka akan kembali bersama lagi.

Jika mereka memilih tetap hidup bersama, mereka berdua akan bertangan kosong dan tidak punya apa-apa untuk menghidupi anak mereka.

Wanita itu benar-benar bingung.

Membesarkan anak memang tidak mudah, ia khawatir tidak akan mampu membesarkan anak dengan baik.

Tetapi jika ia meninggalkan sang buah hati ke sang suami dan mantan istrinya, ia khawatir tidak dapat melihat anaknya lagi sebagaimana yang telah dijanjikan suaminya.

(*/Nusantaraterkini.co)