Nusantaraterkini.co, ACEH TAMIANG - Sehari jelang datangnya Bulan Ramadhan 1447 Hijriah, sejumlah kebutuhan bahan pokok seperti sayur mayur mengalami kenaikan di beberapa pasar tradisional yang ada di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh.
Salah satunya, kenaikan sejumlah kebutuhan bahan pokok terjadi di Pasar Kota Kualasimpang. Dimana, beberapa jenis sayur mengalami kenaikan hingga lebih dari sepuluh persen.
Baca Juga : Ditengah Bencana, Warga Aceh Tamiang Tetap Antusias Berburu Daging Kebutuhan Meugang
Agus, salah seorang pedagang sayur di Pasar Kota Kualasimpang mengatakan, untuk beberapa jenis yang mengalami kenaikan signifikan jelang datangnya Ramadhan ini yaitu seperti Tomat dan Sawi.
Baca Juga : Duka Bencana tak Kunjung Usai, Warga Aceh Tamiang Rayakan Meugang Dalam Posko Pengungsian
Dimana, untuk harga tomat yang biasanya dijual dengan harga Rp.15.000 per Kilogram nya. Kini mengalami kenaikan hingga Rp. 20.000 per Kilogramnya.
"Kalau yang mengalami kenaikan itu sayur seperti tomat dan sawi. Kalau biasanya tomat 15 ribu, sekarang naik menjadi 20 ribu per kilonya," jelas Agus, Rabu (18/2/2026).
Baca Juga : Satgas Saber Pangan Nias Selatan Cek Harga dan Mutu Pangan di Nias Selatan
Sementara itu, untuk harga cabai merah, cabai hijau, maupun cabai rawit sendiri hingga saat ini masih dijual dengan harga normal berkisar Rp. 38.000 per kilogramnya.
Baca Juga : Upaya Jaga Stabilitas Harga Pangan: Wali Kota Rico Waas Sidak Pasar dan Gelar Pasar Murah
"Kalau untuk cabai sendiri masih normal, gak ada kenaikan. Saat ini, seperti cabai merah dijual dengan harga 38 ribu rupiah per Kilogramnya," pungkasnya.
Terpisah, Fitriani, salah seorang warga yang ditemui Nusantaraterkini.co di pasar tradisional Kota Kualasimpang mengatakan, dengan keterbatasan ekonomi saat ini, masyarakat masih dipersulit dengan naiknya beberapa kebutuhan pokok.
"Saat ini ada beberapa yang mengalami kenaikan. Untuk memenuhi kebutuhan Meugang jelang Ramadhan ini ya tentu menyulitkan bagi kami. Apalagi kami kan uda gak ada mata pencarian lagi setelah bencana kemarin," ungkapnya.
(Cw4/Nusantaraterkini.co)
