Nusantaraterkini.co,MEDAN-Menjelang perayaan Natal dan pergantian tahun, Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, mengambil inisiatif untuk memantau langsung kondisi harga kebutuhan pokok di Pasar Pringgan, Jalan Iskandar Muda, Selasa (9/12/2025). Kunjungan ini merupakan langkah proaktif Rico Waas untuk memastikan stabilitas harga, yang secara umum cenderung mengalami peningkatan menjelang hari besar keagamaan dan akhir tahun.
Hasil inspeksi lapangan menunjukkan adanya kenaikan harga yang bervariasi pada beberapa komoditas. Meski demikian, Pemerintah Kota (Pemko) Medan telah merilis Surat Edaran (SE) yang secara tegas membatasi kenaikan harga penjualan bahan pokok agar tidak terjadi lonjakan yang memberatkan masyarakat.
Baca Juga : Jaga Stabilitas Harga Pangan, Polres Palas dan Disperindag Gelar Sidak Pasar
Rico Waas, yang didampingi oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Ekbang) Citra Effendi Capah, Plt Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Ahmad Untung Lubis, serta Plt Direktur Utama PUD Pasar Agus Syahputra, memastikan ketersediaan stok pangan di Medan tetap aman.
"Untuk stok bahan pokok cukup baik," ujar Rico Waas, menghilangkan kekhawatiran masyarakat akan kekurangan pasokan.
Wali Kota menjelaskan bahwa sayuran mengalami kenaikan harga tipis karena penurunan hasil produksi. Sementara itu, harga cabai masih tergolong tinggi meskipun sudah menunjukkan tren penurunan dibandingkan periode sebelumnya. Namun, perhatian khusus diberikan pada komoditas daging ayam.
"Harga telur dan daging masih stabil. Namun harga ayam mengalami kenaikan yang cukup signifikan. Sejak lima bulan yang lalu sudah naik sekitar Rp 35.000 per kg, saat ini mencapai Rp 40.000 per kg," jelas Rico Waas, sembari menginstruksikan PUD Pasar agar segera mencari solusi untuk menanggulangi kenaikan harga ayam tersebut.
Rico Waas juga merinci harga komoditas lain yang relatif stabil. "Harga minyak goreng masih oke di harga Rp16.000 per liter, harga SPHP masih ada, beras medium di Rp14.000-Rp15.000 per kilogram, dan harga daging di Rp125.000 - Rp 130.000 per kilogram," papar Rico Waas.
Untuk menanggapi kenaikan harga dan menjaga daya beli masyarakat, Pemko Medan berencana mengaktifkan program intervensi pasar. "Kami akan melakukan gerakan Pasar Murah secara berkala agar masyarakat dapat memperoleh bahan pokok dengan harga yang terjangkau," ungkap Rico Waas, mengumumkan langkah taktis yang akan dilakukan di sejumlah wilayah kota.
Baca Juga : Pastikan Stok Aman Jelang Nataru, Pinwil Bulog dan Pj Gubsu Sidak Pasar di Kota Medan
Wali Kota meminta masyarakat untuk tetap tenang dan terus memantau harga, seraya menjamin bahwa Pemko Medan akan terus mengawasi fluktuasi harga dan mengambil tindakan yang diperlukan demi menjaga kestabilan ekonomi lokal.
(Akb/Nusantaraterkini.co)
