Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Harga Sayuran di Pasar Tradisional Aceh Tamiang Naik Jelang Ramadan, Warga Keluhkan Beban Ekonomi

Editor:  Rozie Winata
Reporter: Muhammad Alfi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Suasana pasar tradisional kota kualasimpang jelang ramadan, Rabu (18/2/2026) siang. (Foto: muhammad alfi/nusantaraterkini.co)

Nusantaraterkini.co, ACEH TAMIANG - Sehari menjelang datangnya Bulan Suci Ramadan 1447 H, sejumlah harga kebutuhan bahan pokok seperti sayur mayur mengalami kenaikan di beberapa pasar tradisional yang ada di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh.

Salah satunya, di Pasar Kota Kualasimpang, di mana, beberapa jenis sayur mengalami kenaikan hingga lebih dari 10 persen.

Baca Juga : Ramadan Pilu di Tapsel, Korban Banjir Masih Tinggal di Tenda Darurat

Agus, salah seorang pedagang sayur di Pasar Kota Kualasimpang mengatakan, untuk beberapa jenis yang mengalami kenaikan signifikan jelang datangnya ramadan ini yaitu seperti tomat dan sawi.

Baca Juga : Ajakan MUI: Jadikan Mihrab Masjid Suara Lantang untuk Kemerdekaan Palestina

Harga tomat yang biasanya dijual di kisaran Rp15.000 per kilogram kini mengalami kenaikan hingga Rp20.000 per kilogramnya.

"Kalau yang mengalami kenaikan itu sayur seperti tomat dan sawi. Kalau biasanya tomat 15 ribu, sekarang naik menjadi 20 ribu per kilonya," jelasnya, Rabu (18/2/2026).

Suasana pasar tradisional kota kualasimpang jelang ramadan, Rabu (18/2/2026) siang. (Foto: muhammad alfi/nusantaraterkini.co)

Sementara itu, untuk harga cabai merah, cabai hijau, maupun cabai rawit sendiri hingga saat ini masih dijual dengan harga normal berkisar Rp38.000 per kilogramnya.

"Kalau untuk cabai sendiri masih normal, gak ada kenaikan. Saat ini, seperti cabai merah dijual dengan harga 38 ribu rupiah per Kilogramnya," pungkasnya.

Suasana pasar tradisional kota kualasimpang jelang ramadan, Rabu (18/2/2026) siang. (Foto: muhammad alfi/nusantaraterkini.co)

Terpisah, Fitriani, salah seorang warga yang ditemui Nusantaraterkini.co di pasar tradisional Kota Kualasimpang mengatakan, dengan keterbatasan ekonomi saat ini, masyarakat masih dipersulit dengan naiknya beberapa kebutuhan pokok.

"Saat ini ada beberapa yang mengalami kenaikan. Untuk memenuhi kebutuhan Meugang jelang Ramadhan ini ya tentu menyulitkan bagi kami. Apalagi kami kan uda gak ada mata pencarian lagi setelah bencana kemarin," ungkapnya.

(Cw4/Nusantaraterkini.co)