Lulusan S1 dan S2 Tak Perlu Minder Ikut Program Magang Nasional
program ini memberikan peluang berharga bagi para pencari kerja untuk meningkatkan keterampilan dan daya saing di pasar kerja
Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Pemerintah resmi membuka Program Magang Nasional. Anggota Komisi IX DPR Irma Suryani Chaniago, menegaskan lulusan perguruan tinggi, baik strata satu (S1) maupun pascasarjana (S2), tidak perlu merasa rendah diri jika mengikuti program yang digagas Kementerian Ketenagakerjaan itu.
Menurutnya, program ini justru memberikan peluang berharga bagi para pencari kerja untuk meningkatkan keterampilan dan daya saing di pasar kerja.
“Tidak ada yang perlu merasa terhina. Justru ini kesempatan untuk menambah skill dan mendapatkan uang saku dari pemerintah. Imbalan itu bukan gaji, tapi bentuk dukungan selama proses magang,” ujar Irma merespons kritik Presiden Partai Buruh, Said Iqbal, yang sebelumnya menyebut program magang bagi lulusan sarjana sebagai bentuk penghinaan, Rabu (15/10/2025).
Baca Juga : KABAR GEMBIRA, Fresh Graduate Magang Bakal Digaji, Pemerintah Siapkan Skema Baru
Politikus NasDem ini menilai program ini memiliki nilai positif, terutama karena peserta akan menerima uang saku setara dengan Upah Minimum Provinsi (UMP) selama enam bulan masa magang.
Legislator dapil Sumsel II itu juga menekankan pentingnya seleksi peserta berdasarkan kompetensi agar program tidak berjalan sia-sia.
Ia berharap peserta magang benar-benar mendapatkan pengalaman yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja, baik di tingkat nasional maupun internasional.
“Program ini sudah disetujui Komisi IX dan didukung anggaran negara. Maka pelaksanaannya harus tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata,” tegas Anggota BURT ini.
Sebelumnya, Menteri Ketenagakerjaan RI, Prof. Yassierli, menyampaikan bahwa pemerintah akan menanggung seluruh biaya uang saku peserta magang. Besarannya disesuaikan dengan upah minimum kota atau kabupaten tempat perusahaan peserta berdomisili.
Baca Juga : Komisi IX Dukung Skema Magang Gagasan Menko PM
Khusus untuk wilayah Jakarta, uang saku akan mengikuti UMP yang saat ini berada di angka Rp5.396.791 per bulan.
“Ini bentuk kehadiran negara dalam mendukung generasi muda, khususnya lulusan baru, agar mendapatkan eksposur langsung terhadap dunia kerja dan meningkatkan kompetensi mereka,” ujar Yassierli.
Program Magang Nasional ditujukan bagi lebih dari 20.000 lulusan baru dari berbagai jenjang pendidikan, dengan fokus utama pada sarjana dan diploma.
Pemerintah berharap program ini dapat menjadi jembatan antara pendidikan tinggi dan dunia kerja, sekaligus memperkuat kualitas tenaga kerja Indonesia di masa depan.
(cw1/nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
SUMUTMengenal Lokomotif Legendaris BB302, Saksi 56 Tahun Sejarah Kereta Api Sumut
Rozie Winata·16 menit yang lalu -
EKONOMIHarga Emas Antam Bangkit di Akhir Pekan: Naik Rp23 Ribu ke Rp2.613.000 Per Gram
Rozie Winata·31 menit yang lalu -
KRIMINALRazia Gabungan THM di Padangsidimpuan, Satu Pengunjung Wanita Terjaring karena Positif Narkotika
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
KESEHATANKasus HIV di Sumut Tembus 2.334 Temuan, Kelompok LSL Dominasi Paling Tinggi
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
PERISTIWAPencarian Selesai, Korban Terakhir Banjir Bandang Solok Ditemukan Meninggal Dunia
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
SUMSELUsut Kasus Karhutla, Polda Sumsel Naikkan Status 16 Korporasi ke Penyidikan
Herman Saleh Harahap·3 jam yang lalu -
NEWSLintas Generasi, Mayjen Yusri dan Brigjen Osmar Silaturahmi ke M Herindra
Herman Saleh Harahap·3 jam yang lalu -
RELIGIRico Waas Serahkan Rekomendasi Rumah Ibadah dan Minta Jaga Kerukunan
Herman Saleh Harahap·3 jam yang lalu -
PENDIDIKANDishub Sumut Operasionalkan 33 Bus Perintis Gratis untuk Pelajar
Herman Saleh Harahap·3 jam yang lalu -
SUMATERA TERKINIMenaker Dukung Penciptaan Lapangan Kerja Sektor Perikanan
Herman Saleh Harahap·4 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan