Nusantaraterkini.co,MEDAN-Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Provinsi Sumatera Utara dilaporkan menurun menjadi 5,32 persen per Agustus 2025. Angka ini menunjukkan perbaikan kondisi pasar kerja dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sumatera Utara mencatat TPT ini turun sebesar 0,28 persen poin dibandingkan Agustus 2024. Penurunan pengangguran ini sejalan dengan peningkatan jumlah angkatan kerja di Sumatera Utara yang mencapai 8,42 juta orang, naik 243 ribu orang dari Agustus 2024.
Baca Juga : Purbaya Akui Pemerintah Gagal Ciptakan Lapangan Kerja, Banyak WNI Pilih Kerja di Luar Negeri
Kepala BPS Sumatera Utara Asim Saputra menyampaikan, penurunan Tingkat Pengangguran Terbuka ini mengindikasikan bahwa kondisi pasar kerja di Sumatera Utara semakin membaik. "Artinya penyerapan tenaga kerja berjalan positif," ujarnya, di Medan, Rabu (3/12/2025).
Dari jumlah tersebut, sebanyak 7,98 juta orang merupakan penduduk yang bekerja, meningkat 253 ribu orang dari periode sebelumnya, sementara jumlah pengangguran berkurang 10 ribu orang menjadi 448 ribu orang. Peningkatan penyerapan tenaga kerja didukung oleh naiknya Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) sebesar 0,93 persen poin menjadi 72,29 persen.
Sektor Perdagangan besar dan eceran, reparasi dan perawatan mobil dan sepeda motor menjadi sektor dengan peningkatan penyerapan tenaga kerja terbesar, yaitu sebanyak 53 ribu orang. Dalam komposisi status pekerjaan, persentase penduduk yang bekerja pada kegiatan formal juga mengalami kenaikan tipis 0,09 persen poin menjadi 42,74 persen (sekitar 3,41 juta orang).
Baca Juga : Kurangi Pengangguran dan Cegah TPPO, Pemprov Sumut Perkuat Kolaborasi Serap 10.000 Tenaga Kerja
Meskipun terjadi penurunan secara umum, TPT untuk tamatan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) masih menjadi yang tertinggi dibandingkan jenjang pendidikan lain, yaitu sebesar 7,19 persen.
(*/Nusantaraterkini.co)
