Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Komisi IX Dukung Skema Magang Gagasan Menko PM

Editor:  Rozie Winata
Reporter: Luki Setiawan
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Nihayatul Wafiroh. (Foto: dok DPR)

Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Nihayatul Wafiroh menyatakan dukungan terhadap gagasan Menko Pemberdayaan Masyarakat (PM), Muhaimin Iskandar, yang mendorong skema magang sebagai strategi percepatan penyerapan tenaga kerja nasional.

Menurut Nihayatul, atau yang akrab disapa Ninik, skema magang menjadi jalan tengah yang realistis dan progresif di tengah tantangan ketenagakerjaan Indonesia saat ini.

“Magang bukan hanya soal menambah pengalaman kerja, tapi juga jembatan nyata antara dunia pendidikan dan dunia industri. Ini adalah langkah solutif dan strategis untuk memangkas angka pengangguran,” tegasnya, Jumat (1/8/2025).

Baca Juga : Mahasiswi Magang Diduga Jadi Korban Pelecehan Oknum Pegawai PN: Pemeriksaan Internal Dilakukan

Ia mendorong Kementerian Ketenagakerjaan untuk mengoptimalkan regulasi dan koordinasi agar seluruh unit usaha, baik besar maupun kecil, dapat menerima dan menjalankan skema magang secara merata dan berkeadilan.

“Jangan sampai yang menikmati skema ini hanya perusahaan besar di kota-kota besar. Pemerintah harus pastikan inklusivitas, agar UMKM dan perusahaan daerah juga bisa ikut terlibat,” ujarnya.

Lebih jauh, Ninik menekankan perlunya pengawasan terhadap implementasi magang agar tidak disalahgunakan sebagai bentuk eksploitasi tenaga kerja murah. Ia juga meminta adanya perlindungan hak-hak peserta magang, baik dari sisi keselamatan kerja maupun jaminan sosial.

“Skema magang harus dikelola dengan prinsip pemberdayaan. Harapan kami, ini menjadi cara efektif untuk meminimalisir pengangguran, sekaligus membuka pintu kemandirian ekonomi masyarakat. Ketika rakyat punya pekerjaan, maka kesejahteraan akan menyusul,” pungkasnya.

Baca Juga : Viral, Eks Guru Magang Lepas Baju Pamer Tubuh Sembari Berjoget

Sebelumnya, Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Muhaimin Iskandar mendorong perusahan-perusahaan swasta membuka lebih banyak kesempatan magang untuk tenaga kerja terdidik demi mempercepat pengurangan angka pengangguran.

Muhaimin optimistis skema magang menjadi solusi ketidakcocokan antara kebutuhan dunia industri dengan pasar tenaga kerja.

Muhaimin meyakini melalui magang, para tenaga kerja terdidik akan diberikan kesempatan untuk dilatih hingga memenuhi standar yang dibutuhkan dunia industri.

“Jadi ada mismatch ya. Di tingkat industri level atas, kesulitan nyari pekerja yang sesuai kebutuhan. Di level para pekerja, kesulitan mencari pekerjaan. Nah mismatch inilah yang kita ingin jembatani dengan pemagangan,” katanya.

(cw1/Nusantaraterkini.co)