Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Luhut Binsar Panjaitan Dukung Potensi Ekonomi Kerakyatan di Samosir dan Kawasan Danau Toba

Editor:  Feriansyah Nasution
Reporter: JAS
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Rapat yang digelar secara zoom meeting dipimpin langsung Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Jenderal TNI (Purn) Luhut Binsar Panjaitan. (Foto: Dok. Pemkab Samosir)

Nusantadaterkini.co, SAMOSIR - Bupati Samosir Vandiko T. Gultom mengikuti rapat koordinasi Potensi ekonomi kerakyatan terpadu dikawasan Danau Toba, Sumatera Utara dan Pembahasan pengelolaan eceng gondok, keramba, sampah dan gasing.

 

Rapat yang digelar secara zoom meeting dipimpin langsung Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Jenderal TNI (Purn) Luhut Binsar Pandjaitan.

Baca Juga : Pascadilantik Penuh Kontroversi, Sekda Sumut Togap Simangunsong Rapat Perdana soal Danau Toba bersama Luhut Binsar Panjaitan

Rapat dihadiri Gubernur Sumut Bobby Afif Nasution, Bupati Kawasan Danau Toba, Danrem 023 KS, Direktur TSTH2 dan Peneliti Eceng Gondok dari IT DEL. 

Baca Juga : Temui Luhut, Ketua KPPU Soroti Minimnya Respons Pemerintah atas Saran Kebijakan Persaingan Usaha

Dalam meningkatkan Potensi ekonomi kerakyatan terpadu di Sumatera Utara, Ketua DEN mengapresiasi langkah Pemkab. Samosir yang telah membuat penzonasian kawasan pertanian. 

Dimana dalam pengolahan Kawasan Pertanian Terpadu (KPT), Pemkab. Samosir menzonasi kawasan pertanian Hortikultura yang melibatkan kelompok tani atau masyarakat. 

Baca Juga : Kejati Sumut Tahan GM PT Yodya Karya Terkait Korupsi KSPN Danau Toba Senilai Rp13 Miliar

"Apa yang dilakukan Pemkab. Samosir itu bagus, ada penzonasian, peruntukan areal bisa dicontoh daerah lain dari Samosir. Harus ditata dengan benar pemerintah akan membantu" ucap Luhut, Jumat (13/6/2025).

Baca Juga : Puncak Arus Balik Minggu Besok: Polda Sumut Kerahkan Tim Urai Macet di Jalur Wisata dan Titik Rawan

Luhut meminta seluruh elemen mulai dari Gubernur dan Bupati Kawasan Danau Toba, TNI/ Polri untuk betul-betul kompak mengembangkan beberapa potensi pertanian yang ada dikawasan Danau Toba.

Bupati Samosir Vandiko T. Gultom meminta perhatian ketua DEN untuk pengembangan KPT Samosir. 

"Terima kasih atas dukungan bapak ketua DEN, mohon perhatian dan dukungan kedepan guna menyukseskan investasi kopi seluas 200 ha di KPT Samosir " kata Vandiko.

Dengan keberadaan di Dataran tinggi volcano, Kecamatan Harian diinisiasi cocok untuk produsen kopi (spesialty Arabica).

Selain itu, Bupati Samosir juga meminta dukungan dana untuk menuntaskan air bersih bagi masyarakat Samosir melalui sumber air Sitapigagan yang sudah direncanakan dengan sistim gravitasi. 

Menanggapi laporan Bupati Samosir, Ketua DEN Jend. TNI (Purn) Luhut Binsar Pandjaitan menegaskan bahwa kebutuhan masyarakat menjadi hal utama sebagaimana usulan disampaikan pihak HKBP dan rakyat. 

 "Masalah lahan diutamakan untuk kebutuhan rakyat, sama halnya seperti permintaan HKBP dan rakyat dikawasan Danau Toba" terang Luhut. 

Masalah air bersih di Samosir, Ketua DEN mendukung program tersebut dan meminta Bupati Samosir menjalin komunikasi dengan Danrem 023 KS dalam suksesi program. 

Dalam pengembangan pertanian dikawasan Danau Toba, Ketua DEN RI merencanakan pembuatan pupuk organik dengan memanfaatkan eceng gondok. 

"Pekerjaan ini harus dikerjakan rame rame oleh TNI/Polri, Bupati kawasan danau Toba harus satu padu. Kita yang dari kampung harus bisa menyelesaikan masalah nasional, pupuk eceng gondok ini akan dapat mengurangi penggunaan pupuk kimia. Untuk membuat Indonesia lebih maju, memajukan pertanian melalui penyediaan bibit unggul dan pupuk yang lebih bagus" terang Luhut.

Lebih lanjut, Ketua DEN menegaskan agar kepala daerah kawasan danau Toba mengembangkan beberapa potensi pertanian bawang putih, jagung, kentang, jeruk, kopi, kemenyan dan produk unggulan lainnya dengan membuat bisnis plan, diadopsi dan disesuaikan dengan APBD, maka dengan demikian bisa ditargeting potensi pertanian tiap daerah.

"Kalau pupuk organik eceng gondok bisa, maka eceng gondok akan dihargai dan dibeli dari masyarakat. Pokoknya Gubsu, Bupati harus kompak. Tidak ada yang tidak bisa kalau kita kompak" tutup Luhut.

Sementara itu, Tim Peneliti IT DEL Dedy Anwar menjelaskan, setelah diteliti, eceng gondok sangat kaya akan nutrisi yang dibutuhkan tanaman, dapat meningkatkan pertumbuhan vegetatif tanaman sehingga cocok sebagai bahan baku potensial pembuatan pupuk organik.

(jas/nusantaraterkini.co)