Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Legislator: Anggaran Pendidikan Vokasi Perlu Ditingkatkan untuk Kurangi Pengangguran

Editor:  Rozie Winata
Reporter: Luki Setiawan
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Irma Suryani Chaniago (Foto: istimewa)

Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Anggota Komisi IX DPR, Irma Suryani Chaniago, menilai pendidikan vokasi merupakan hal yang penting.

Sebab, menurutnya, hadirnya pendidikan vokasi di Tanah Air dapat membuat tenaga kerja Indonesia memiliki keterampilan (skill) yang cukup, sehingga siap dan mampu bertarung di pasar tenaga domestik maupun tenaga kerja luar negeri.

Baca Juga : Perkuat Daya Saing, Komisi X Dukung Program SMK Go Global

“Untuk itu, pendidikan vokasi itu penting maka anggaran ya untuk pendidikan vokasi itu harus menjadi yang utama. Karena inilah program yang harus dituntaskan di periode ini kalau nggak hancur nih tenaga kerja Indonesia ini ya,” ujarnya, Selasa (28/5/2024).

Baca Juga : Indonesia dan China Terus Perkuat Kerja Sama Pendidikan Vokasi

Lebih lanjut, ia menilai bahwa Indonesia pada saat ini masuk dalam bonus demografi. Oleh karenanya, ia menilai Indonesia tidak bisa sekadar mengharapkan investasi dari luar negeri masuk ke dalam negeri untuk bisa mengurangi pengangguran.

“Tidak bisa lagi kita hanya sekadar mengharapkan investasi dari luar (yang) masuk ke dalam ke dalam negeri untuk bisa mengurangi pengangguran, mengatasi bagaimana caranya pasar tenaga kerja domestik ini bisa bergairahkan, seperti itu , (yang) bisa menampung tenaga kerja tenaga kerja di dalam negeri,” jelas Politisi Fraksi Partai NasDem ini.

Baca Juga : Kritisi 175 Ribu Kasus Hukum Mangkrak, Legislator Hinca Panjaitan: Kalau Dikumpulin Bisa Satu Stadion

Maka dari itu, dia berpendapat, peningkatan pendidikan vokasi tersebut menjadi pekerjaan rumah untuk menteri tenaga kerja saat ini. Terlebih, gaji maupun kualitas dari pekerja di Indonesia ini cenderung masih rendah.

Baca Juga : Fantastis, Anggaran 222 SPPG Capai Rp1,97 Triliun, Anggota Komisi V DPR Mori Hanafi Soroti Rencana Pembangunan

“Ini benar-benar harus diwaspadai oleh Menteri Tenaga Kerja. Kalau tidak, maka pengangguran di Indonesia akan meledak dan kalau meledak menurut saya demonstrasi akan terus-menerus dilakukan oleh seluruh masyarakat di seluruh Indonesia,” tutupnya.

(cw1/nusantaraterkini.co)

Baca Juga : Revitalisasi Lapangan Merdeka Ditargetkan Selesai 10 Februari 2026, Zakiyuddin Harapkan Serap Banyak Tenaga Kerja