Nusntaraterkini.co, Jakarta - awal perdagangan hari ini. Rabu (4/12/2024) kurs rupiah masih tertekan berada di level Rp 15.968 per dolar Amerika Serikat (AS) di pasar spot.
BACA: IHSG Bertengger di Zona Hijau Naik 8,77 Poin ke Level 7.204,79 di Perdagangan Rabu (4/12/2024)
Ternyata, hal ini membuat kurs rupiah melemah 0,14% dibandingkan dengan penutupan hari sebelumnya yang berada di level Rp 15.946 per dolar AS.
Baca Juga : Rupiah Lanjutkan Tren Penguatan, Dolar AS Tertekan di Level Rp16.760
Diperdagangan hingga pukul 09.00 WIB, pergerakan mata uang di kawasan bervariasi. Di mana, yen Jepang menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam di Asia setelah anjlok 0,21%.
Berikutnya, baht Thailand yang koreksi 0,09% dan dolar Singapura yang turun 0,04%. Disusul, dolar Hongkong yang melemah tipis 0,006%.
Baca Juga : Rupiah Menguat di Awal Pekan, Dolar AS Tertekan ke Rp16.770
Sementara itu, won Korea Selatan berhasil menjadi mata uang dengan penguatan terbesar di Asia setelah melonjak 0,9%. Sebelumnya, won menyentuh level terendah dalam 2 tahun.
Selanjutnya ada peso Filipina yang terlihat menanjak 0,3% dan dolar Taiwan yang terangkat 0,11%. Lalu ada yuan China yang terapresiasi 0,06%.
Baca Juga : IHSG Menguat 38,89 Poin Bertengger di Level 7.901,84 di Perdagangan sesi I Rabu (20/8/2025) Siang Ini
Diikuti, ringgit Malaysia yang menguat tipis 0,007% terhadap the greenback di pagi ini.
(nusantaraterkini.co/win)
