Nusantaraterkini.co, MEDAN - Anggota DPRD Sumatera Utara (Sumut), Irham Buana Nasution, mengatakan jika dugaan penyerangan yang terjadi terhadapnya, di Kecamatan Medan Belawan, Kota Medan, pada Selasa (8/7/2025) kemarin, bertepatan terjadi dalam agenda pertama kunjungan daerah pemilihan (Kundapil).
"Itu terjadi bertepatan pada agenda Kundapil pertama kami sebagai anggota DPRD Sumut perieode 2024-2029," ucap Irham kepada Nusantaraterkini.co melalui saluran telepon, Rabu (9/7/2025).
Dia juga menduga jika dua orang pria diduga pelaku menargetkan dirinya sebagai sasaran utama penyerangan. Identitas dua orang itu serta motif penyerangan hingga saat ini belum diketahui.
"Saat kendaraan kami menepi setelah diserang pakai benda keras, mereka (dua pria) kemudian berbalik dan mendekat ke arah posisi duduk saya," ucap Irham.
BACA JUGA: Cerita Irham Buana saat Mobilnya Diserang OTK di Belawan: Mereka Ingin Mengincar Saya
Saat yang bersamaan, Irham menegaskan jika peristiwa tersebut tidak akan menjadikannya untuk berhenti kritis. Sebaliknya, kejadian itu justru memicunya untuk tetap mengedepankan kepentingan masyarakat. Terkhusus di dapilnya.
"Ancaman ini justru lebih memotivasi saya untuk lebih mengedepankan kepentingan rakyat," ujarnya
Meskipun demikian, kejadian tersebut tetap dilaporkan politisi Partai Golkar itu. Dia telah laporan ke Kepolisian daerah (Polda) Sumut. Laporan itu terdaftar dengan nomor: ke Polda Sumut dan terdaftar dengan nomor: STTLP/B/1065/VII/2025/POLDA Sumut.
BACA JUGA: Anggota Komisi III Mangihut Sinaga Desak Polisi Tangkap Pelaku Teror Anggota DPRD Sumut
Ia meminta Kapolda Sumut, Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto, segera menindaklanjuti laporannya itu.
Sebelumya telah diberitakan, jika kendaraan roda empat yang ditumpangi oleh Irham Buana diserang oleh dua orang pria yang mengendarai sepada motor tanpa plat. Mereka juga menutupi wajah.
Kejadian tersebut berlangsung ketika Irham bersama sopirnya hendak meninjau proyek pembangunan rumah ibadah yakni Islamic Centre Martubung. Irham mengaku akan meninjau proyek bangunan rumah ibadah yang berlokasi di Jalan Rawe, Kecamatan Medan Labuhan.
“(Dugaan penyerangan) itu terjadi kemarin (Selasa) dalam agenda kunjungan daerah pemilihan (Kundapil) yang pertama dalam periode ini. Kendaraan kami sepertinya dilempar pakai batu oleh dua orang yang mengendarai sepeda motor. Mereka menutup wajah, tidak diketahui identitasnya,” ucapnya.
Dilain sisi, anggota Komisi III DPR RI, Mangihut Sinaga telah mendesak kepolisian untuk segara memburu pelaku penyerangan tersebut. Dia menilai aksi tersebut bentuk ancaman nyata atas kerja-kerja legislatif. Kondisi itu mencerminkan buruknya keamanan publik.
(Cw7/Nusantaraterkini.co)
