Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

KPK Sepakat Koruptor Ditahan di Pulau Terpencil: Tak Perlu Disediakan Makan

Editor:  hendra
Reporter: Redaksi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Wakil Ketua KPK Johanis Tanak (tengah) memberikan keterangan pers kasus dugaan korupsi Ditjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (13/4/2023). (Foto: Aprillio Akbar/ANTARA FOTO)

nusantaraterkini.co, JAKARTA - Usulan Presiden Prabowo Subianto yang ingin memenjarakan para koruptor di pulau terpencil ternyata disepakati oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Wakil Ketua KPK, Johanis Tanak, mengaku kalau hal tersebut bisa menjadi bagian dari pemberian efek jera.

"Saya sependapat bila Presiden membuat penjara di pulau yang terpencil dan terluar yang ada di sekitar Pulau Buru untuk semua pelaku tindak pidana korupsi," kata Tanak dikutip kumparan, Selasa (18/3/2025).

Baca Juga : KPK Ungkap Dugaan Suap Restitusi PPN Rp48,3 Miliar di KPP Madya Banjarmasin, Libatkan Pejabat Pajak dan Pihak Swasta

Bahkan, menurut dia, tak cukup para koruptor itu hanya ditempatkan pada penjara yang terpencil. Perlu ada hukuman yang lebih berat kepada mereka saat di dalam penjara.

"Pemerintah tidak perlu menyediakan makanan untuk mereka, cukup sediakan alat pertanian, supaya mereka berkebun, bercocok tanam di ladang atau di sawah untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka sendiri yang berasal dari hasil keringat mereka sendiri," papar Tanak.

Selain itu, Tanak juga berpendapat hukuman penjara koruptor mestinya paling singkat selama 10 tahun hingga hukuman seumur hidup.

Baca Juga : Emas 3 Kg dan Miliaran Rupiah, OTT Bea Cukai Seret Petinggi Blueray Cargo ke Markas KPK

"Harapan saya, dengan begitu, orang akan punya rasa takut untuk melakukan korupsi," tambahnya.

Presiden Prabowo Subianto geram dengan para koruptor yang tak juga tobat. Karena itu, dia bertekad membangun penjara khusus koruptor dengan tingkat keamanan maksimal.

"Saya akan sisihkan dana saya akan bikin penjara yang sangat kokoh di tempat yang sangat terpencil, mereka tidak akan bisa keluar malam hari," kata Prabowo beberapa waktu lalu.

"Kita akan mencari pulau, kalau mereka mau keluar biar ketemu hiu," imbuhnya.

Kata dia, koruptor adalah yang membuat masyarakat Indonesia susah. Oleh karenanya, ia tak akan gentar memberantas mereka.

"Saya tidak akan mundur menghadapi koruptor, saya tidak akan mundur menghadapi koruptor. Mereka harus ngerti, saya ini siap mati untuk bangsa dan rakyat ini," kata dia.

(Dra/nusantaraterkini.co).