Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Komunitas SATU Kampanyekan Kurangi Paparan Screen Time Melalui Kegiatan Sejenak Tanpa Layar

Editor:  Rozie Winata
Reporter: Sofyan Akbar
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Komunitas Sadar Waktu (SATU) menggelar kampanye Sejenak Tanpa Layar di taman kampus FISIP USU. (Foto: dok komunitas SATU)

Nusantaraterkini.co, MEDAN - Sembilan Mahasiswa Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Sumatera Utara (USU) yang tergabung dalam komunitas kehumasan Sadar Waktu (SATU) menggelar kampanye Sejenak Tanpa Layar di taman kampus mereka.

Sejenak Tanpa Layar merupakan kegiatan yang mengajak seluruh mahasiswa untuk menantang dirinya selama 30 menit melakukan aktivitas tanpa menggunakan gadget.

Seperti diketahui, saat ini seluruh aktivitas tidak pernah lepas dari terpaan sinar layar pada gadget. Hal ini dikhawatirkan memberikan dampak negatif untuk kesehatan terlebih jika menggunakan gawai dalam kurun waktu yang berlebihan.

Pada kegiatan ini para mahasiswa dapat memainkan sejumlah permainan yang telah dipersiapkan oleh SATU. Permainan tersebut dibedakan dalam dua kategori permainan yaitu boards games dan juga merangkai beads.

Baca Juga : Kualitas Tidur Terganggu, Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya

Para mahasiswa dibebaskan untuk memilih kegiatan apa yang ingin diikuti selama berlangsungnya kampanye ini.

Sebelum memulai permainan, para peserta diminta untuk menghidupkan stopwatch pada gadget nya masing-masing, hal ini dilakukan guna melihat seberapa lama menghabiskan waktu bermain tanpa gadget.

Tidak hanya itu saja, mereka juga diimbau untuk tidak memainkan gadget pada hal lain selama berada di area kampanye.

Setelah para peserta menghabiskan waktunya, mereka juga diimbau untuk mengikuti sesi interaktif, yang mengajak mereka untuk meletakkan stiker di papan screen time yang menunjukkan durasi berapa lama mereka menggunakan gadget.

Baca Juga : Polemik Penggunaan Gadget dan Akses Internet bagi Anak, Anggota Komisi I: Harus Dilarang, Bukan Dibatasi

General Manager SATU, Alya Amanda mengatakan, dari kegiatan tersebut menjelaskan bahwa masih banyak para peserta yang terkena paparan gadget dalam waktu lebih dari lima jam per-harinya.

"Data di Screen Time Check nunjukin mayoritas peserta habiskan 5-10 jam per hari di depan layar. Itu alarm buat kita semua. Sadar Waktu ingin gerakin teman-teman mahasiswa buat lebih peduli sama kesehatan mata, tidur, dan pikiran,” jelasnya dalam keterangan, Rabu (24/9/2025).

Dengan diadakannya kampanye ini, para mahasiswa diharapkan mampu mengurangi waktu terpaan layar pada gadgetnya.

Alya berharap bahwa lewat pre-event ini komunitas SATU ingin menunjukan bahwa detoks digital tidak sesulit yang dibayangkan.

"Para pengguna gadget hanya cukup meluangkan waktu, satu-dua jam untuk bermain bareng atau ngobrol tanpa layar, sehingga hal ini bisa bikin kita lebih hadir dan lebih nyambung sama sedang bersama dengan orang sekitar," pungkasnya.

(Akb/Nusantaraterkini.co)