Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Dorong Generasi Muda Berani Cintai Diri, Mahasiswa FISIP USU Luncurkan Mevolution

Editor:  Rozie Winata
Reporter: Sofyan Akbar
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Mahasiswa FISIP USU tergabung dalam Sesama Project meluncurkan kampanye “Mevolution” sebagai ajakan untuk mencintai diri sendiri di tengah tekanan zaman digital. (Foto: dok istimewa)

Nusantaraterkini.co, MEDAN - Derasnya arus media sosial, tuntutan akademik, serta standar sosial yang kerap tidak realistis membuat generasi muda, khususnya Gen Z semakin rentan terhadap masalah kesehatan mental.

Menyikapi kondisi ini, mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Sumatera Utara (USU) yang tergabung dalam Sesama Project meluncurkan kampanye “Mevolution” sebagai ajakan untuk mencintai diri sendiri di tengah tekanan zaman digital.

Kampanye ini menekankan pentingnya self-love bukan hanya sebagai wacana, tetapi juga sebagai keterampilan hidup yang perlu dipraktikkan sehari-hari.

Baca Juga : Komunitas SATU Kampanyekan Kurangi Paparan Screen Time Melalui Kegiatan Sejenak Tanpa Layar

Melalui berbagai aktivitas interaktif seperti confession box, dinding aspirasi, hingga games reflektif, peserta diajak untuk lebih berani menerima kekurangan diri dan menilai diri secara positif tanpa terjebak dalam perbandingan sosial yang sering dibentuk oleh media digital.

“Anak muda sering merasa tidak cukup karena terus dibandingkan dengan standar yang muncul di media sosial. Mevolution ingin mengingatkan bahwa mencintai diri sendiri adalah cara untuk bertahan sekaligus berkembang di tengah realita itu,” ujar Elisabeth Ketua Tim Sesama Project.

Diselenggarakan di CFD Medan pada 21 September 2025 dan FISIP USU pada 29 September 2025, kampanye ini mendapat sambutan positif dari ratusan peserta yang merasa lebih lega dan termotivasi.

Suasana hangat yang tercipta menegaskan bahwa self-love adalah kebutuhan nyata generasi muda, bukan sekadar slogan.

Mevolution juga menjadi bukti kolaborasi lintas bidang. Bersama CIMSA FK USU dan DiscoverMe Biro Psikologi Medan, Sesama Project ingin menunjukkan bahwa isu kesehatan mental membutuhkan sinergi antara mahasiswa, tenaga medis, hingga praktisi psikologi.

Baca Juga : DPD IMM Sumut Apresiasi Program Berobat hanya Pakai KTP: Terobosan Pro-Rakyat

Pendekatan kolaboratif ini memperkuat pesan bahwa mencintai diri adalah langkah awal menuju masyarakat yang lebih sehat secara emosional.

Ke depan, tim Sesama Project berkomitmen untuk menjadikan Mevolution sebagai gerakan berkelanjutan. Tidak hanya berhenti di acara offline, tetapi juga terus hadir melalui kampanye digital yang konsisten membagikan edukasi, tips, dan ruang interaksi bagi anak muda untuk saling mendukung dalam perjalanan mencintai diri sendiri.

Melalui Mevolution, mahasiswa Ilmu Komunikasi USU ingin menegaskan peran mereka sebagai generasi yang peduli pada kesejahteraan psikologis, serta menghadirkan solusi nyata atas tantangan kesehatan mental yang dialami Gen Z di era media digital.

(Akb/Nusantaraterkini.co)