Komplotan Perampok Lansia di Pekanbaru Dibekuk, Dua Pelaku Ditembak Saat Ditangkap di Medan
Polisi tangkap seluruh pelaku perampokan lansia di Pekanbaru. Dua ditembak saat ditangkap di Medan, motif masih didalami.
Nusantaraterkini.co, PEKANBARU – Kepolisian Daerah Riau memastikan seluruh pelaku perampokan disertai kekerasan terhadap seorang lansia di Kota Pekanbaru berhasil diamankan. Korban diketahui bernama Dimaris Isni Sitio (60), yang menjadi korban brutal di kediamannya di Jalan Kurnia 2, Rumbai Pesisir.
Kapolda Riau Irjen Pol. Herry Herriawan menyampaikan bahwa seluruh pelaku kini telah ditangkap oleh tim gabungan kepolisian.
“Seluruhnya sudah diamankan,” ujarnya singkat, Sabtu (2/5/2026).
Informasi yang dihimpun menyebutkan, dua pelaku terpaksa dilumpuhkan dengan tembakan di bagian kaki saat proses penangkapan di wilayah Medan, Sumatera Utara. Sementara itu, dua perempuan yang sebelumnya terekam kamera pengawas juga telah diringkus di lokasi berbeda.
Saat ini, seluruh tersangka telah dibawa ke Mapolda Riau untuk menjalani pemeriksaan intensif.
Aksi Terekam CCTV
Rekaman CCTV mengungkap kronologi kejadian yang cukup mengerikan. Sekitar pukul 10.26 WIB, dua wanita datang ke rumah korban dan sempat terlibat percakapan. Salah satu di antaranya berambut merah, sementara lainnya mengenakan celana kuning.
Beberapa menit kemudian, seorang pria masuk ke dalam rumah sambil membawa balok kayu. Tanpa banyak bicara, pelaku langsung menyerang korban yang tengah duduk di sofa, dengan memukul kepala korban secara brutal.
Ironisnya, dua wanita yang lebih dulu datang terlihat menyaksikan kejadian tersebut tanpa reaksi berarti.
Setelah melakukan penganiayaan, pelaku menghancurkan kamera CCTV di ruang tamu dan ruang makan. Namun, sebelum dirusak, kamera sempat merekam keberadaan pelaku lain yang mengenakan jaket hitam.
Rekaman lain menunjukkan seorang pria datang menggunakan sepeda motor, lalu masuk ke dalam rumah dan keluar bersama salah satu wanita. Mereka meninggalkan lokasi sebelum pelaku lain menyusul.
Sekitar pukul 11.14 WIB, tiga pelaku terakhir terlihat keluar dari rumah dengan membawa tas hitam yang diduga berisi barang berharga milik korban.
Dalam kejadian ini, sejumlah barang seperti perhiasan, uang tunai, dan telepon genggam dilaporkan hilang.
Anak Korban Ikut Diamankan
Selain menangkap para pelaku utama, polisi juga mengamankan anak korban yang berinisial A. Hingga kini, status dan keterlibatannya masih dalam penyelidikan.
“Anak korban turut diamankan bersama dua pria lainnya, yakni RAT dan WAH,” ujar Kanit Reskrim Polsek Rumbai, Iptu Dodi Vivino.
Meski telah diamankan, ketiganya mengaku tidak mengetahui keberadaan AT yang diduga sebagai otak pelaku dalam kasus ini.
Pihak kepolisian masih terus mendalami motif di balik aksi keji tersebut, termasuk mengumpulkan bukti tambahan dan keterangan dari para saksi.
(Dra/nusantaraterkini.co).
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
SUMSELPerkuat Ekosistem Peternak Mikro, Bulog Sumsel Babel Salurkan 1.252 Ton Jagung SPHP
hendra·4 menit yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALBareskrim Tetapkan Mantan Kabag Monitoring Jadi Tersangka Baru Kasus Penyadapan Ilegal
hendra·21 menit yang lalu -
NEWSAbdul Fickar Desak Dugaan Penyadapan Presiden Diusut Tuntas: Bongkar Aktor di Baliknya!
hendra·46 menit yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALKapolri Bentuk Tim Khusus Usut Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo, Kabareskrim Jadi Komandan
hendra·1 jam yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALDemi Judi Online, Karyawan Maskapai Penerbangan Diduga Nekat Gelapkan Uang Perusahaan Rp689 Juta
hendra·1 jam yang lalu -
NEWSDPD Perkuat Perjuangan Aspirasi Daerah melalui Legislasi, Pengawasan dan Dialog Publik
hendra·2 jam yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALPerkelahian Berujung Maut, Cemburu dan Alkohol Picu Penembakan Pratu Ferischal
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALPratu Bintang Menangis di Persidangan, Baru Sadar Terdakwa Adalah Seniornya
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
NEWSKapolri Luncurkan I-GHAS 24/7, Perkuat Pengawasan Buronan Internasional di Perbatasan
hendra·3 jam yang lalu -
NEWS VIDEOHercules Rosario Sebut Penyadapan terhadap Presiden RI Masuk Tindakan Makar dan Pengkhianat Negara
3 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan