Nusantaraterkini.co, MEDAN - Kisah pilu dialami Zulham Efendi (45), dirinya terpaksa harus mengurungkan niatnya mencari nafkah untuk kelurga dengan cara berjualan Sate khas Padang, di kawasan jalan Zainul Arifin, Kelurahan Petisah Tengah, Kecamatan Medan Baru, Kota Medan.
Bukan lantaran dirinya tengah sakit atau pun tidak memiliki modal untuk berjualan, namun hal ini terjadi lantaran gerobak sate yang biasa digunakan untuk berjualan hancur tertimpa tiang baliho yang rubuh pada saat hujan lebat disertai angin kencang melanda kota medan, pada Selasa Malam, (12/8/2025).
Baca Juga : Driver Ojol Tewas Kecelakaan saat Elakan Mobil yang Buka Pintu Sembarangan
Tidak hanya merusak gerobak sate miliknya itu, peristiwa nahas ini juga turut merusak seluruh dagangan yang ada di dalamnya berupa kuah, ratusan tusuk sate ayam, serta ketupat yang rencananya akan dijual di tempat tersebut.
Sebelum peristiwa naas itu terjadi, pada pukul 18.30 WIB, Zulham yang baru saja sampai di lokasi tempat nya berjualan ini pun memarkirkan gerobak sate nya persis di samping tiang baliho dan dilanjutkan berberes untuk persiapan dirinya berjualan.
Namun belum lagi selesai berberes, sekitar pukul 19.00 WIB, hujan deras yang disertai angin kencang melanda kawasan tempatnya berjualan.
Hingga akhirnya, hujan yang disertai angin kencang secara tiba-tiba itu membuat baliho yang ada di samping nya tumbang dan langsung menimpa gerobak sate miliknya serta beberapa mobil warga yang tengah terparkir.
"Kejadiannya secara tiba-tiba aja, karna angin kencang itu gak lama berlangsung. Gitu ada angin kencang langsung tumbang baliho ini," ucapnya dengan mata lirih.
Beruntung, Zulham yang saat kejadian itu tengah berteduh di pinggir ruko milik warga ini tidak ikut menjadi korban rubuhnya baliho milik salah satu perusahaan swasta.
"Bersyukur lah bg karna pada saat kejadian itu saya lagi berteduh, sehingga tidak mengalami cidera sedikit pun," Ungkapnya.
Baca Juga : Dugaan Korupsi Kapal Tunda Rp135 Miliar, Kejati Sumut Geledah Kantor Pelindo Belawan
Sementara itu, Zulham yang masih terduduk lemas usai peristiwa naas ini mengungkapkan, jika dirinya berharap pihak perusahaan baliho yang tumbang ini dapat memberi ganti kerusakan gerobak serta kerugian sate dagangannya yang sama sekali belum terjual tersebut.
"Saya baru aja mau buka jualan, tapi uda kejadian seperti ini. Dan saya berharap, pihak perusahaan atau siapa pun yang bertanggung jawab dapat mengganti kerugian saya ini," Harapnya mengakhiri.
(Cw4/nusantaraterkini.co)
