Nusantaraterkini.co, SAMOSIR - Kemarau panjang yang melanda wilayah Sumatera Utara khususnya Kabupaten Samosir, berdampak kepada masyarakat salah satunya peternak ikan tawar.
Dari informasi yang dihimpun Nusantaraterkini.co, peningkatan suhu juga diduga menjadi salah satu penyebab ikan bermatian.
BACA JUGA: Air Danau Toba Keruh dan Menguning, Warga Sebut Penyebabnya karena Angin Kencang
Alhasil, terjadinya perubahan air danau Toba yang menguning dan keruh di beberapa wilayah.
Perubahan iklim tersebut membuat ribuan ikan di keramba-keramba di kawasan Danau Toba mengalami gagal panen.
Hal tersebut lantaran ikan-ikan mulai dari ukuran pembibitan hingga siap panen mati mendadak.
Teranyar, kondisi ikan peternak bermatian terjadi di Desa Tanjung Bunga, Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir, Minggu (20/7/2025).
Alhasil, pelaku-pelaku ternak mengalami kerugian yang cukup besar.
Budidaya ikan keramba di Danau Toba akhir-akhir ini di kabarkan banyak yang mati.
Dari data yang dihimpun, jenis ikan yang bermatian yakni ikan Nila dan ikan mas.
Salah satu pemancing Daniel Ginting, mengungkapkan ketika ia hendak ingin memancing ia melihat ribuan ikan keramba mati.
"Tadi pas mau mancing, saya melihat ribuan ikan budidaya keramba banyak mati di Danau Toba tepatnya yang berdekatan dengan tempat pemancingan di Tanjung Bunga, Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir,"ucapnya.
Daniel juga mengatakan bahwa penyebab kematian ikan-ikan keramba di sebabkan angin kencang yang melanda di air Danau Toba.
"Kematian ikan-ikan budidaya keramba tadi di bilang pemilik keramba, disebabkan karena angin kencang, sehingga oksigen berkurang dan ikan-ikan terombang ambing akibatnya jadi lemas lalu mati," tambahnya.
BACA JUGA: Miris, Warga Samosir Menganggap Kebakaran Hutan Hal Biasa dan Agenda Tahunan saat Musim Kemarau
Ia juga mengatakan bahwa ikan-ikan yang mati di bersihkan oleh pemilik keramba agar mencegah terjadinya pencemaraan air Danau Toba.
"Pemilik keramba pastinya membersihkan ikan-ikan yang telah mati, agar mencegah terjadinya pencemaraan air Danau Toba," tutupnya.
(jas/Nusantaraterkini.co)
