Kapolri: Komitmen Berantas Mafia Bola untuk Menciptakan Kompetisi yang Fair
Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo menegaskan pihaknya berkomitmen memberantas mafia bola
Kapolri: Komitmen Berantas Mafia Bola untuk Menciptakan Kompetisi yang Fair
Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo menegaskan pihaknya berkomitmen memberantas mafia bola untuk mencetak atlet-atlet berprestasi dan iklim kompetisi yang fair.
Untuk itu Listyo mengatakan perlunya kerja sama berbagai pihak untuk memberantas mafia bola di Tanah Air.
"Tentunya untuk menciptakan kompetisi yang fair, maka kita sepakat untuk melakukan kerja sama di bidang penegakan hukum dengan Satgas Mafia Bola Polri dan Satgas Mafia Bola Independen ini dalam rangka bagaiman betul-betul iklim sepak bola ke depan betul-betul bisa lebih baik," katanya dalam konferensi pers terkait pengungkapan situs judi bola daring server Filipina yang berlangsung di Rupatama Mabes Polri, Rabu (13/12/2023).
Dalam pengungkapan ini, Satgas Anti-Mafia Bola Polri menangkap dan menetapkan empat orang tersangka masing-masing berinisial S, DR, L dan TRR. Keempatnya merupakan penyedia judi bola daring SBOTOP melalui situs www.bolehplay.com dan www.sepaktop.com.
Satgas Anti-Mafia Bola Polri sebelumnya telah mengungkap beberapa kasus pengaturan skor di dunia persepakbolaan Indonesia. Dalam pengungkapan ini petugas menetapkan delapan orang tersangka di antaranya empat orang wasit K, RP, AS dan R.
Kemudian DRN selaku asisten manajer klub, KM selaku LO wasit dan GAS yang masih dalam daftar pencarian orang. Selanjutnya satu orang lagi merupakan aktor intelektual pengaturan skor berinisial VW.
VW berperan sebagai pemberi suap atau perantara yang melobi klub untuk melakukan pengaturan skor. VW sendiri sudah menjadi mafia sepak bola sejak 2008 hingga terungkap melakukan pengaturan skor pertandingan sepak bola kompetisi Liga 2 November 2018.
Kasatgas Anti Mafia Bola Polri Irjen Asep Adi Suheri kemudian membeberkan, hari ini diungkap kepada masyarakat penangkapan empat tersangka pembuat situs judi online berpenghasilan Rp481 miliar. Bahkan, uang itu juga digunakan untuk membiayai salah satu klub bola yang saat ini masih tengah diselidiki.
"Perlu kami sampaikan, penanganan match fixing sudah ada 4 wasit yang sudah kita tetapkan tersangka dan juga ada satu penyumbang dana atas nama VW," kata Asep.
(HAM/nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
SUMSELBuntut Cuaca Buruk, Delapan Penerbangan Kedatangan dan Keberangkatan di Bandara SMB II Palembang Tertunda
hendra·20 menit yang lalu -
-
-
PENDIDIKANFirli Bahuri Raih Gelar Doktor Hukum dengan IPK 4,0 dan Predikat Summa Cum Laude
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
SUMSELBrigjen Rony Samtana Resmi Jadi Kapolda Sumsel, Ini Profil dan Rekam Jejaknya
hendra·2 jam yang lalu -
NEWSCamat Padangsidimpuan Utara Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran, Donatur dan Relawan Turut Bergerak
hendra·2 jam yang lalu -
NASIONALDPD RI Dorong RUU Daerah Kepulauan untuk Konektivitas dan Hak Masyarakat Adat
Rozie Winata·3 jam yang lalu -
NASIONALRevisi UU LLAJ Dinilai Mendesak, ODOL hingga Transportasi Online Jadi Sorotan
Rozie Winata·3 jam yang lalu -
NEWSBrigjen Tubagus Ami Prindani Jadi Kadensus 88, Ini Rekam Jejak Kariernya
hendra·3 jam yang lalu -
Semua berita sudah ditampilkan