NUSANTARATERKINI.CO, PANGURURAN - Seluruh Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) telah mendapatkan bimbingan teknis (bimtek) sebelum menjalankan tugas di Tempat Pemungutan Suara (TPS).
Seluruh TPS yang ada di Kabupaten Samosir berjumlah 465 lokasi maka KPPS berjumlah 3255 orang.
"Kita sudah pastikan bahwa KPPS kita sudah siap. Kita sudah melakukan bimtek terhadap mereka yang berjumlah 3255 orang atau berada di 465 TPS," ujar Vincent Sitinjak, Minggu (11/2/2024).
Baca Juga : KPU Samosir Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Hasil Penghitungan Suara Pilkada
Selain KPPS, ada juga dua orang yang disebut pengawas TPS per TPS ditempatkan.
"Untuk pengamanan TPS berjumlah dua orang setiap TPS, ini difasilitasi pemerintah dan kita bimtek mereka agar bisa bersinergi dengan KPPS di TPS," sambungnya.
Ia juga menyoal lokasi khusus (loksus) yang ditempatkan di Lapas Kelas III Pangururan. Sejak masa pencocokan dan penelitian (coklit) data pemilih, pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak Lapas III Pangururan.
Baca Juga : KPU Samosir Kawal dan Pantau Pleno Rekapitulasi Suara Pilkada Tingkat PPK
"Kita sudah berkoordinasi sejak tahapan pemilu berlangsung, khsususnya masa pencoklitan. Yang rillnya, jumlah DPTnya sekitar 98 orang. Kemudian, dari hasil koordinasi, pemilih sekarang berjumlah 140 pemilih," sambungnya.
"Artinya, dalam masa perbaikan DPT kita akomodir pada daftar pemilih tambahan (PRTb). Soal surat suara yang kurang, kita sudah mengantisipasinya dengan koordinasi dengan TPS terdekat," terangnya.
"Surat suara yang lebih dari TPS terdekat akan kita mobilisasi ke sana sesuai dengan peraturan yang ada," tuturnya.
Untuk peserta pemilih yang menyandang disabilitas, pihaknya memastikan memberikan pelayanan khsusus atau mengutamakannya saat berada di TPS.
"Disabilitas tentunya kita prioritaskan. Kita sudah siapkan KPPS untuk itu. Memang jumlahnya tidak seberapa untuk peserta pemilih yang menyandang disabilitas di tempat kita ini," pungkasnya.
(*/nusantaraterkini.co)
Baca Juga : Pria Bersimbah Darah di Pemakaman Kristen Patumbak, Diduga Korban Penganiayaan
