Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Jalan Penghubung Pulau Samosir Putus Total, Aktivitas Masyarakat dan Wisatawan Terhambat

Editor:  Rozie Winata
Reporter: JAS
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Penampakan kondisi jalan penghubung Pulau Samosir putus sehingga menyebabkan aktivitas masyarakat dan wisatawan terhambat. (Foto: JAS/Nusantaraterkini.co)

Nusantaraterkini.co, SAMOSIR - Jalan penghubung Pulau Samosir putus total, mengakibatkan aktivitas masyarakat dan para wisatawan yang berlibur ke Samosir terhambat bahkan harus putar balik dengan jarak yang sangat jauh.

Lokasi jalan yang putus berada di dusun lll Desa Sigaratung, Kecamatan Simanindo, Kabupaten Samosir.

Kondisi jalan yang sangat memprihatinkan, amblas dan longsor sehingga pejalan kaki maupun roda 2 dan roda empat sama sekali tidak dapat melewatinya. 

Baca Juga: Akses Utama Jalan Ring Road Pulau Samosir Putus Total, Masyarakat Mengeluhkan Minimnya Penanganan Pemerintah

Bahkan masyarakat yang ingin ke ladang dengan terpaksa harus berjalan kaki melewati tanah amblas dan longsor, bahkan melewati jalan yang sudah putus dengan resiko sangat tinggi demi sampai di ladang.

Salah satu warga, Domu Situmorang mengungkapkan keluhannya terhadap jalan yang telah putus total yang mengakibatkan aktivitas bertani terhambat.

"Hingga saat ini aktivitas kami bertani terhambat karena jalanan yang putus. Sampai saat ini belum ada upaya pemerintah bahkan meninjau juga belum ada. Kita minta membuat upaya membuat jalan darurat untuk sementara waktu agar aktivitas masyarakat tidak terhambat," ujarnya, Rabu (2/4/2025).

 

Domu juga menambahkan bahwa jalan tersebut sejak tahun 2024 sudah longsor dan semalam longsor total.

Baca Juga: Personel Polres Samosir Sigap Rapikan Pohon yang Ganggu Pengguna Jalan di Lintas Tele-Pangururan

"Jalan tersebut sejak tahun 2024 longsor dan dibangun penahan, tetapi awal Januari 2025 longsor kembali. Namun karena belum selesai dibangun semalam putus total, bahkan sampai sekarang kami harus melewati jalanan yang telah putus dengan resiko sangat tinggi. Bahkan masyarakat melalui dari bawah melewati tanah longsor untuk sampai di ladang," jelasnya.

Ia berharap pemerintah kabupaten dan pusat segera meninjau dan memperbaiki serta membangun jalan darurat sementara waktu.

"Kami dari masyarakat sangat membutuhkan jalan ini, jalan tersebut merupakan akses utama Tomok menuju Onanrunggu. Kami berharap dan meminta agar segera memperbaiki jalan yang telah putus total dan membuat jalan darurat sementara waktu untuk mempermudah aktivitas masyarakat, wisatawan dan anak sekolah," pungkasnya.

(JAS/Nusantaraterkini.co)