Nusantaraterkini.co, DELISERDANG - Anggota DPR RI Musa Rajekshah meninjau Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW) Tahun Anggaran 2025, di Kecamatan Pantai Labu, Kabupaten Deliserdang, Kamis (2/10/2025).
Pembangunan jalan ini menyambungkan dua desa di Kecamatan Pantai Labu, yakni Desa Durian dan Desa Kubah Sentang.
Di mana, tujuan program PISEW ini untuk menunjang peningkatan swasembada pangan yang berada di desa-desa.
Dengan kondisi jalan yang layak, kualitas dari hasil pangan akan meningkat serta berdampak positif bagi perekonomian daerah.
"Ini adalah salah satu program dari Pak Presiden Prabowo Subianto, di mana pembangunan dan perbaikan jalan antara desa atau dusun dilakukan untuk menunjang peningkatan ketahanan pangan," kata Musa Rajekshah.
Pria yang karib disapa Ijeck ini mengatakan, pembangunan jalan ini dilaksanakan oleh mitra kerjanya di Komisi V DPR RI, yakni Kementerian Pekerjaan Umum (PU).
Dua desa ini juga akan menjadi contoh untuk daerah lain di Sumatera Utara, di mana program PISEW telah berjalan.
"Untuk menghasilkan produk pertanian yang terbaik perlu akses jalan yang layak di desa untuk meningkatakan perekonomian," jelasnya.
Ketua DPD Golkar Sumut ini juga mengatakan, program PISEW ini tidak hanya dilaksanakan di Kabupaten Deliserdang, melainkan seluruh desa dan dusun di Sumatera Utara.
"Program ini sudah dijalankan di Kabupaten Deliserdang. Saya duduk di Komisi V Dapil Sumut 1, tidak hanya membawa program-program pemerintah pusat ke daerah pemilihan (Dapil) saya, melainkan seluruh daerah yang ada di Sumut," ungkapnya.
Ke depan, sambung Ijeck, ia akan terus berupaya membawa program-program pemerintah yang bersumber dari APBN demi peningkatakan kesejahteraan masyarakat di daerah.
"Bagaimana ke depannya APBN bisa turun ke masyarakat dan dinikmati demi menunjang peningkatan perekonomian, khususnya ketahanan pangan," ungkapnya.
Baca Juga : Di Belawan, Ijeck Harap Nelayan Manfaatkan Sekolah Lapangan Cuaca Demi Keselamatan
Tidak hanya tahun ini, Ijeck menyebut program tersebut akan terus dilaksanakan hingga masa mendatang.
Apalagi, lanjutnya, masih ada jalan desa di beberapa daerah yang kondisinya tidak layak untuk dilintasi.
"Program ini sudah dimulai pada tahun ini, tahun depan kita lihat. Kan masih ada sambungan-sambungan yang belum dibangun dan diperbaiki. Masih ada jalan juga yang belum layak untuk dilintasi, terkhusus di dusun dan desa," ucap Ijeck.
Program ini, kata Ijeck dilaksanakan pada daerah-daerah yang memiliki hasil pertanian, peternakan dan perikanan.
Di mana, tujuannya demi menyejahterakan masyarakat yang berada di daerah sektor agrikultur.
"Program ini difokuskan terhadap daerah-daerah yang mayoritas lokasi pertanian, seperti persawahan untuk peningkatan ketahanan pangan," sebutnya.
(fer/nusantaraterkini.co)
