Israel Lakukan Pembatasan, Ibadah Shalat Jumat di Masjid Al Aqsa Nyaris Kosong
Nusantaraterkini.co, YERUSSALEM - Masjid Al Aqsa nyaris kosong di Jumat ke-17 sejak dimulainya perang di Jalur Gaza akibat pembatasan oleh Israel yang melarang puluhan ribu Muslim Palestina melaksanakan shalat Jumat di sana.
Baca Juga : Menteri Israel Ingin Dirikan Sinagoge di Masjid Al-Aqsa, Kemlu RI beri Reaksi Keras
Sebelumnya hanya 13 ribu orang yang diizinkan memasuki masjid tersebut untuk melaksanakan shalat, dibanding sebelumnya sebanyak 50 ribu orang yang dapat melaksanakan salat Jumat, menurut pejabat Departemen Wakaf Islam di Yerusalem, dilansir dari Antara, Sabtu (3/2/2024).
Baca Juga : Sekjen PBB Tegaskan Permukiman Israel di Tepi Barat Ilegal dan Langgar Hukum Internasional
Para saksi mengatakan kepada Anadolu bahwa masjid terlihat nyaris kosong dari umat Muslim karena pembatasan oleh Israel.
Selain itu polisi telah menerapkan pembatasan memasuki Masjid Al Aqsa sejak dimulai perang di Gaza pada 7 Oktober, namun mereka secara ketat melarang masuk pada Jumat.
Baca Juga : HNW: Indonesia Harus Taat Konstitusi, Dewan Perdamaian Jangan Jadi Legitimasi Penghapusan Gaza
Polisi memasang penghalang di pintu masuk ke Kota Tua dan gerbang lain Masjid Al Aqsa dan hanya mengizinkan warga lanjut usia untuk masuk. Pembatasan oleh Israel ini memaksa ratusan umat melaksanakan ibadah di jalan-jalan dekat Kota Tua.
Baca Juga : Viral Perusahaan Potong Gaji Karyawan karena Shalat Jumat di Surabaya, MPR Desak Sanksi Tegas
Menurut saksi, polisi Israel mengerahkan pasukan secara signifikan di tempat-tempat ibadah.
Israel telah memberlakukan pembatasan ketat bagi jemaah sejak meluncurkan serangan militer mematikan di Jalur Gaza sebagai balasan atas serangan lintas batas oleh Hamas pada 7 Oktober dimana Israel mengatakan 1.200 warganya tewas.
Setidaknya 27.131 warga Palestina telah terbunuh, sebagian besar perempuan dan anak-anak, dan 66.287 lainnya terluka, menurut otoritas kesehatan Palestina.
(zie/nusantaraterkini.co)
