Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

TMMD Ke-127 Kodim 0207/Simalungun Resmi Dibuka, Perkuat Pondasi Pembangunan Desa

Editor:  Herman Saleh Harahap
Reporter: Ridho Harahap
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Bupati Simalungun Dr H Anton Ahmad Saragih Bersama Dandim 0207 Simalungun Letkol Inf Gede Agus Dian Pringga.(foto:istimewa)

Nusantaraterkini.coSIMALUNGUN-Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-127 Tahun Anggaran 2026 Kodim 0207/Simalungun secara resmi digulirkan melalui upacara pembukaan yang khidmat dan penuh makna, Selasa (10/2/2026), pukul 09.00 WIB di Lapangan Kantor Bupati Simalungun, Jalan Lintas Siantar–Saribu Dolok, Kelurahan Sondi Raya, Kecamatan Raya. Acara yang dihadiri oleh berbagai unsur pemangku kepentingan ini bukan hanya sekadar pembukaan program, melainkan bukti nyata komitmen bersama dalam mengangkat derajat hidup masyarakat desa di seluruh Kabupaten Simalungun.

Inspektur Upacara langsung diemban oleh Bupati Simalungun Dr H Anton Ahmad Saragih, yang didampingi oleh unsur Forkopimda, jajaran TNI–Polri, pemerintah daerah, instansi vertikal, perwakilan perbankan, tokoh masyarakat, serta tamu undangan khusus. Tingginya antusiasme kehadiran para pihak mencerminkan bahwa pembangunan desa bukan hanya tanggung jawab pemerintah daerah, melainkan kerja sama kolektif yang melibatkan seluruh komponen bangsa.

Baca Juga : Kodim 0207/Simalungun Serahkan 47,20 Kg Ganja ke Polres Pematangsiantar, Ditemukan di Sekitar Kampus

Dalam laporan resmi yang disampaikan, Dandim 0207/Simalungun Letkol InfGede Agus Dian Pringga SSos MMAS MHan, menjelaskan, pelaksanaan program ini dibagi menjadi dua tahap. Tahap Pra TMMD yang telah berlangsung dari 26 Januari hingga 9 Februari 2026, dan tahap pelaksanaan utama yang akan berjalan hingga 11 Maret 2026. 

Baca Juga : Kodim 0207/Simalungun Rutin Bersihkan Danau Toba dari Serbuan Eceng Gondok

"Setiap tahap dirancang dengan cermat untuk memastikan program sesuai dengan kebutuhan riil masyarakat dan memberikan dampak maksimal," ucapnya.

Program TMMD Ke-127 menyasar kebutuhan mendasar masyarakat dengan menyelenggarakan kegiatan fisik dan nonfisik yang saling mendukung. Sasaran fisik meliputi pembukaan serta peningkatan kualitas badan jalan desa, pembangunan sistem drainase yang efisien, dan pembuatan tembok penahan tanah (TPT). Inisiatif ini diharapkan mampu membuka akses ekonomi, memperlancar mobilitas warga, serta meningkatkan kualitas infrastruktur dasar yang menjadi tulang punggung perkembangan daerah pedesaan.

Baca Juga : Pascabanjir Bandang, Satgas Gulbencal Kodam I/BB Bersihkan SD MIN 7 Sibuluan Nalambok

"Program Unggulan Kasad dilaksanakan 5 unit sumur bor TNI AD Manunggal Air Bersih, renovasi 5 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), pembangunan MCK umum, penanganan stunting melalui 200 paket bantuan berupa makanan bergizi dan pendampingan keluarga, serta penanaman 2.000 batang pohon sebagai bentuk kontribusi nyata terhadap kelestarian lingkungan," lanjutnya.

Baca Juga : TNI Kebut Pembukaan Jalan Desa Terisolir di Tukka Tapteng Sebelum Ramadan

Sementara untuk peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) dilakukan kegiatan nonfisik mencakup penyuluhan bela negara dan wawasan kebangsaan, penyuluhan kesehatan dan pertanian berbasis teknologi tepat guna, serta sosialisasi hukum dan kamtibmas untuk menciptakan lingkungan desa yang aman dan tertib.

Selain itu, Bank BRI juga turut berkontribusi melalui tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dengan mendukung pembangunan enam titik sumur bor di wilayah kerja Kodim 0207/Simalungun, yang akan langsung memenuhi kebutuhan air bersih bagi ribuan jiwa masyarakat.

Bupati Simalungun Dr H Anton Ahmad Saragih menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih yang mendalam kepada seluruh pihak yang terlibat. 

"Atas nama Pemerintah Kabupaten Simalungun dan seluruh masyarakat, saya mengucapkan terima kasih setinggi-tingginya kepada TNI Angkatan Darat, khususnya Kodim 0207/Simalungun. Program TMMD ini menjadi tonggak penting dalam mempercepat pembangunan pedesaan yang selama ini menjadi fokus utama kami," ucapnya.

Bupati juga menegaskan bahwa esensi dari TMMD lebih dari sekadar pembangunan fisik. "Program ini adalah wujud konkrit kemanunggalan TNI dengan rakyat. Kita tidak hanya membangun jalan atau sarana prasarana, tetapi juga membangun nilai kebersamaan, gotong royong, dan kepedulian sosial yang menjadi jiwa bangsa kita. Saya berharap seluruh sasaran dapat diselesaikan tepat waktu dan manfaatnya benar-benar dirasakan oleh setiap lapisan masyarakat," tambahnya.

Usai upacara pembukaan, dilakukan serangkaian kegiatan penting antara lain penandatanganan berita acara, penyematan tanda peserta, dan penyerahan alat kerja secara simbolis. Bupati beserta rombongan Forkopimda juga langsung melakukan kunjungan lapangan ke lokasi sasaran TMMD, antara lain untuk peletakan batu pertama pembangunan jalan di Nagori Bahapal Raya, kegiatan penanaman pohon, dan peninjauan rumah warga penerima bantuan RTLH – sebuah bukti nyata bahwa pembangunan desa dijalankan dengan transparansi dan fokus pada dampak langsung bagi masyarakat.

(Rdo/Nusantaraterkini.co)