Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Israel Kepung Hebron dan Ancam Usir Warga Usai Penembakan yang Tewaskan Dua Tentara

Israel gempur Hebron dan ancam usir warga usai dua tentaranya tewas dalam insiden penembakan di Tepi Barat

Pasukan Israel mengamankan jalanan untuk para pemukim Israel, di kota Hebron, Tepi Barat, pada 1 Agustus 2026. (Foto: Xinhua/Mamoun Wazwaz)
Pasukan Israel mengamankan jalanan untuk para pemukim Israel, di kota Hebron, Tepi Barat, pada 1 Agustus 2026. (Foto: Xinhua/Mamoun Wazwaz)
A A

Nusantaraterkini.co, YERUSALEM - Pasukan Israel melancarkan operasi militer di Kota Hebron, Tepi Barat, beberapa jam setelah para pemimpin Israel berjanji akan mengusir penduduk dan melakukan pembongkaran menyusul serangan penembakan di dekat kota tersebut yang menewaskan dua tentara Israel, pada Jumat (23/10/2026) malam waktu setempat. 

Dalam sebuah pernyataan bersama, dan badan keamanan dalam negeri Shin Bet mengatakan bahwa operasi itu diperkirakan akan berlanjut selama beberapa hari dan sedang menargetkan sebuah area di Hebron, tempat asal kedua pria bersenjata Palestina yang melakukan serangan tersebut.

Pernyataan itu menyebutkan bahwa operasi itu bertujuan untuk melacak dan membongkar infrastruktur teroris, menyita senjata, serta menginterogasi para tersangka.

"Operasinya tertarget dan terbatas pada area tempat para teroris beroperasi," kata pernyataan tersebut. 

Pernyataan itu juga menambahkan bahwa penduduk akan diizinkan untuk pergi melalui tiga titik keluar yang telah ditentukan setelah menjalani interogasi dan skrining keamanan.

Sebelumnya pada Jumat, Israel Katz, menteri pertahanan Israel, berjanji akan memperluas taktik militer di kamp pengungsi Jenin ke Hebron.

"Seluruh lingkungan di Hebron tempat para pria bersenjata itu muncul akan dievakuasi dari para penghuninya," tulis Katz di platform media sosial X.

Perdana Menteri (PM) Benjamin Netanyahu juga berjanji akan memperluas operasi militer dan pembongkaran di Hebron, empat hari menjelang pemilihan parlemen Israel.

Operasi tersebut dilakukan menyusul insiden penembakan di dekat Hebron yang menewaskan dua tentara Israel dan melukai tiga lainnya. Pasukan Israel menembak mati kedua warga Palestina pelaku penembakan tersebut.

(*/nusantaraterkini.co) 

Sumber: Xinhua

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait

Berita Terbaru