Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Klaim 'Kendali Mutlak' di Suriah, Netanyahu Bertekad Jatuhkan Rezim Iran

Netanyahu klaim Israel pegang kendali mutlak di Suriah selatan dan berjanji gulingkan pemerintahan Iran

Bagikan:
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berbicara di markas militer Kirya di Tel Aviv, Israel, pada 1 Maret 2026. (Foto: Xinhua/GPO)
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berbicara di markas militer Kirya di Tel Aviv, Israel, pada 1 Maret 2026. (Foto: Xinhua/GPO)
A A

Nusantaraterkini.co, YERUSALEM - Perdana Menteri Israel pada Rabu (9/9/2026) mengunjungi pasukan Israel yang ditugaskan di Suriah.

Dalam kesempatan itu dia mengatakan bahwa negaranya memiliki kendali mutlak atas wilayah yang membentang dari Gunung Hermon hingga Sungai Yarmouk, sembari berjanji untuk menggulingkan .

"Kami mengendalikan seluruh wilayah mulai dari puncak Gunung Hermon hingga (Sungai) Yarmouk, dan (juga) dari sini hingga Laut Mediterania, kendali mutlak yang belum pernah kami miliki sebelumnya," ujar Netanyahu dalam sebuah video yang dirilis oleh kantornya.

Netanyahu, didampingi oleh Menteri Pertahanan Israel Katz dan Wakil Kepala Staf Tamir Yadai, menuturkan bahwa Israel tidak akan membiarkan apa yang disebutnya sebagai pasukan teror untuk membangun kekuatan di perbatasannya.

Netanyahu menambahkan, Israel sangat dekat dengan upaya menggulingkan pemerintah Iran dan berkomitmen untuk melakukannya.

Pasukan Israel bergerak memasuki zona penyangga yang dipantau Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan wilayah lain di Suriah selatan setelah jatuhnya pemerintahan Bashar al-Assad pada Desember 2024, dan tetap berada di sana sejak saat itu. Suriah telah berulang kali menuntut penarikan pasukan tersebut.

Sebuah komisi PBB pada pekan ini mengatakan bahwa kehadiran yang semakin mengakar di Suriah selatan merupakan bentuk pendudukan militer dan bahwa sejumlah tindakan Israel di sana dapat merupakan kejahatan perang.

Israel menolak temuan tersebut dan mengatakan kehadirannya hanyalah langkah keamanan sementara.

(*/Nusantaraterkini.co)

Sumber: Xinhua 

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait