Hadapi Cuaca Ekstrem, KAI Sumut Siagakan Tim 24 Jam dan AMUS
KAI Divre I Sumut siagakan tim 24 jam dan AMUS untuk amankan jalur kereta api dari dampak cuaca ekstrem
Nusantaraterkini.co, MEDAN - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara (Sumut) menyiagakan penuh jajaran operasional dan prasarana guna mengantisipasi dampak cuaca ekstrem serta potensi bencana hidrometeorologi.
Langkah preventif ini diambil demi menjamin keandalan jalur serta keselamatan Perjalanan Kereta Api (KA) di seluruh wilayah operasinya.
Kondisi cuaca di Sumut saat ini tengah mengalami fluktuasi yang cukup dinamis. Sepekan terakhir, mayoritas wilayah Sumut diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga lebat.
Manager Humas Divre I Sumut, Anwar Yuli Prastyo menyampaikan, KAI merespons dinamika cuaca tersebut dengan menginstruksikan berbagai langkah mitigasi risiko secara intensif di lapangan.
"Untuk menjaga keselamatan perjalanan kereta api, KAI Divre I Sumatera Utara mengambil sejumlah langkah antisipatif, di antaranya dengan melakukan penopingan pohon, normalisasi saluran air yang berada di sekitar atau melintasi jalur kereta api, penyediaan Alat Material Untuk Siaga (AMUS), hingga menyiagakan personel flying gank 24 jam untuk mengatasi setiap gangguan terhadap jalur kereta api bila hal itu tiba-tiba muncul," ujarnya, Senin (20/7/2026).
Divre I Sumut saat ini mengelola prasarana rel kereta api sepanjang 476,46 kilometer yang melintasi 13 kabupaten/kota, terbentang mulai dari Stasiun Belawan hingga Kuala Tanjung, Tanjungbalai, Siantar dan Rantauprapat.
Guna memetakan dan mengantisipasi potensi bahaya di sepanjang lintasan yang luas tersebut, KAI Divre I Sumut menyiagakan AMUS dan unit respons cepat flying gank di 14 Unit Pelaksana Teknis (UPT) Resort Jalan Rel. AMUS yang disiapkan meliputi material batu balas, bantalan rel, pasir, hingga peralatan berat yang siap dimobilisasi kapan saja.
Anwar menambahkan, pemeliharaan drainase di sepanjang jalur KA menjadi salah satu fokus utama saat ini mengingat tingginya intensitas curah hujan.
"Dengan meningkatnya curah hujan, timbul potensi gangguan perjalanan KA akibat genangan air. Untuk itu, KAI Divre I Sumatera Utara melakukan normalisasi saluran air berupa pembersihan sampah dan sedimen guna meningkatkan kapasitas aliran air," jelasnya.
Saat ini, frekuensi operasional di wilayah Divre I Sumatera Utara mencapai 46 perjalanan KA per hari—terdiri dari 20 perjalanan KA penumpang dan 26 perjalanan KA barang. Komoditas barang dan pergerakan masyarakat yang diangkut memiliki peran vital terhadap konektivitas serta perekonomian kawasan.
Oleh karena itu, KAI Sumut menegaskan komitmennya untuk terus melakukan monitoring intensif, pemeliharaan rutin, serta respons cepat di area pemantauan khusus.
"Seluruh upaya mitigasi ini merupakan bentuk komitmen berkelanjutan KAI Divre I Sumatera Utara dalam mengeliminasi setiap potensi bahaya. Kami berupaya maksimal memastikan sarana dan prasarana dalam kondisi andal, sehingga masyarakat dapat menggunakan moda transportasi kereta api dengan aman, nyaman, dan tepat waktu tanpa terkendala potensi gangguan cuaca," pungkasnya.
(zie/Nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
NASIONALKasus Penyadapan, DPR Desak Percepatan Undang-Undang Satu Data Indonesia
Rozie Winata·16 menit yang lalu -
-
PERISTIWAWarga Helvetia Geruduk BPN Sumut, Tuntut Terbitkan Sertifikat 32 Hektare Lahan Eks Garapan PTPN II
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
SUMSELGagas Pengolahan Sampah Modern, Sumsel Siap Resmikan PSEL Pertama di Indonesia
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
SUMSELDari Tapsel hingga Sumsel, Rekam Jejak dan Dedikasi Irjen Pol Rony Samtana
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
NEWS VIDEOHutan Simalungun Digunduli, Warga Kampung Rondang Hatonduhan Nyaris Bentrok Pergoki Alat Berat
Fadli Tara·2 jam yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALUngkap 5 Kasus Narkotika Menonjol, Polda Lampung Sita Barang Bukti Senilai Rp125 Miliar
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
NASIONALKehadiran Jokowi di PN Jakarta Timur Disambut Antusias Pendukung
Rozie Winata·3 jam yang lalu -
SUMSELJob Fair Sumsel Sediakan 2.500 Lowongan, Gubernur Minta Hapus Syarat Batas Usia
Herman Saleh Harahap·3 jam yang lalu -
SUMUTKAI Sumut Tambah Jadwal KA Datuk Blambangan Rute Tebingtinggi–Siantar, Tarif Hanya Rp5 Ribu
Rozie Winata·3 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan