Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Hujan dengan intensitas tinggi dalam durasi yang cukup lama di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat dan kiriman debit air dari wilayah hulu di Kabupaten Kuningan, telah menyebabkan Sungai Cijangkelok dan Sungai Cisanggarung meluap.
Akibatnya empat desa di tiga kecamatan di daerah tersebut terendam banjir, pada Jumat (24/5/2024) dini hari.
Baca Juga : BNPB Dorong Relokasi Pasar Simpang Tiga Bener Meriah Berbasis Mitigasi Bencana
Laporan yang dihimpun tim Pusdalops BNPB, desa yang terdampak itu meliputi Desa Cilengkrang Induk dan Desa Cilengkang di Kecamatan Pasaleman, Desa Ciledug Wetan di Kecamatan Ciledug dan Desa Sukadana di Kecamatan Pabuaran.
Baca Juga : Update Longsor Bandung Barat: 17 Meninggal, 11 Jenazah Teridentifikasi
"Hingga sejauh ini sebanyak 30 warga dari 8.442 yang terdampak banjir mengungsi di masjid," ungkap Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari.
Muhari menjelaskan, sebagian dari mereka yang lain memilih bertahan di rumahnya, meski terendam dengan tinggi muka air antara 20-50 sentimeter. Adapun rumah yang terdampak ada sebanyak 2.112 termasuk 13 rumah ibadah dan 6 sekolah turut terendam.
Baca Juga : Soroti Akar Banjir, DPR Desak Benahi Tata Ruang dan Pengelolaan Lingkungan
"Saat ini, banjir juga berangsur surut. Sebagian warga mulai membersihkan rumah mereka dari sisa lumpur dan sampah yang terbawa banjir," jelasnya.
Baca Juga : DPR Dukung Gunung Slamet Jadi Taman Nasional, Alih Fungsi Hutan Dinilai Picu Banjir dan Longsor
Sementara itu hujan dengan intensitas ringan hingga sedang masih berpotensi terjadi di wilayah Kabupaten Cirebon maupun Kabupaten Kuningan hingga Minggu (26/5/2024), menurut prakiraan cuaca Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).
Untuk itu BNPB mengimbau masyarakat dan pemerintah setempat agar tetap meningkatkan kesiapsiagaan dan mitigasi terhadap potensi bencana susulan yang dapat dipicu oleh faktor cuaca.
Baca Juga : Fenomena Kepala Daerah Naikan PBB Ugal-ugalan, Pengamat: Masyarakat Tak Percaya Pemerintahan Prabowo
(zie/nusantaraterkini.co)
