Fenomena Kepala Daerah Naikan PBB Ugal-ugalan, Pengamat: Masyarakat Tak Percaya Pemerintahan Prabowo
Perlawanan masyarakat Kabupaten Pati terhadap Bupati Pati, Sudewo atas kenaikan PBB sebesar 250% harus menjadi perhatian daerah lain
nusantaraterkini.co, JAKARTA - Perlawanan masyarakat Kabupaten Pati terhadap Bupati Pati, Sudewo atas kenaikan PBB sebesar 250% harus menjadi perhatian daerah lain yang juga menaikkan PBB secara gila-gilaan bahkan ada yang mencapai 1.000% daerah Cirebon dan 1.202% di Kabupaten Jombang.
Hal ini disampaikan Direktur Rumah Politik Indonesia Fernando Emas menanggapi fenomena Kepala Daerah yang ugal-ugalan menaikkan tarif PBB secara tidak wajar.
Apalagi, sambung Fernando, jika sudah ada penggalangan untuk melakukan aksi demonstrasi yang dilakukan di daerah lain merespon kenaikan PBB di daerahnya. Gejolak yang terjadi di Pati dan kemungkinan di daerah lain apabila tidak ditanggapi secara serius akan memberikan dampak terhadap situasi nasional.
Terlebih, berdasarkan keterangan Bupati Jombang bahwa kenaikan PBB yang sangat besar merupakan rekomendasi dari pemerintah pusat yang dikeluarkan oleh Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Keuangan.
Tentu informasi tersebut tidak hanya membuat kemarahan masyarakat kepada pemerintah daerah tetapi juga pemerintah pusat. Selain itu akan membuat masyarakat menjadi tidak percaya kepada pemerintahan Presiden Prabowo Subianto karena kebijakannya dianggap menyengsarakan rakyat demi janji-janji politiknya.
"Akhirnya kepercayaan masyarakat semakin tergerus karena pada saat kampanye Prabowo banyak berjanji akan memberikan gratis dan subsidi kepada masyarakat namun yang dirasakan malah sebaliknya yaitu kenaikan pajak dan beban biaya hidup," tegasnya, Jumat (15/8/2025).
Sebelumnya diberitakan, Bupati Pati Sudewo secara pribadi memutuskan menaikkan PBB 250 persen yang menyulut emosi warga Pati dan sempat juga menantang dan mengancam warganya jika menolak keputusannya yang pada akhirnya berakhir rusuh yang berujung dengan dikeluarkannya Hak Angket oleh DPRD Pati.
(cw1/nusantaraterkini.co).
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
SUMSELPolres Muba Salurkan 7.000 Liter Air Bersih untuk Warga Lumpatan II Sekayu
Rozie Winata·37 menit yang lalu -
POLITIKDisharmoni Perda dengan Kewenangan Pusat, BULD DPD Soroti Keterbatasan Kajian dan Partisipasi Publik
Rozie Winata·55 menit yang lalu -
POLITIKUU P2SK Belum Genap 3 Tahun, Said Abdullah Tolak Wacana Omnibus Law Keuangan Baru
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
KRIMINALPolres Asahan Tangkap Kurir Narkoba Asal Jatim di Silau Laut, 1,5 Kilo Sabu Gagal Dikirim ke Surabaya
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
KRIMINALSidang Korupsi Waterfront City Samosir, Hakim Gali Detail Pemancangan dan Volume Pekerjaan
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
PENDIDIKANPolemik Pemilihan Rektor UINSA, Kemenag Didesak Turun Tangan
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
KRIMINALTiga Terduga Pengedar Narkoba Diciduk Polres Binjai, Sabu, Ekstasi dan Ganja Disita
hendra·3 jam yang lalu -
SEPAKBOLAKevin Diks Emban Ban Kapten Timnas Indonesia Gantikan Jay Idzes di FIFA ASEAN Cup 2026
Rozie Winata·3 jam yang lalu -
SUMSELPolda Sumsel Matangkan Kesiapan Operasi Sikat I Musi 2026, Sasar Curat, Curas, Curanmor hingga Premanisme
hendra·3 jam yang lalu -
Semua berita sudah ditampilkan