Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Pemprov Sumut Bangun Platform Layanan Publik, Masyarakat: Harapannya Lebih Mempermudah Rakyat

Editor:  hendra
Reporter: Mhd Ilham Pradilla
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Kadis Kominfo Sumut Erwin Hotmansah Harahap. (Foto: istimewa)

nusantaraterkini.co, MEDAN - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) membangun platform yang mengintegrasikan seluruh layanan publik untuk meningkatkan pelayanan publik berbasis digital. Masyarakat berharap ini lebih mudah dalam urusan administrasi, bukan semakin mempersulit.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Sumut Erwin Hotmansah Harahap mengatakan platform ini menjadi salah satu bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Gubernur Sumut Bobby Nasution

Menggunakan sistem single sign-on (SSO), yang memungkinkan pengguna mengakses berbagai aplikasi layanan publik hanya dengan satu akun (username dan password).

Baca Juga : Pemprov Sumut Optimalkan Bantuan Pemerintah Untuk Peningkatan Kesejahteraan Sosial

“Platform ini adalah upaya kita untuk mengintegrasikan seluruh aplikasi layanan publik milik Pemprov Sumut dari berbagai organisasi perangkat daerah (OPD). Dengan adanya platform ini, masyarakat hanya perlu sekali registrasi dan sekali log in, tidak perlu berkali-kali,” ujar Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Sumut Erwin Hotmansah Harahap, Selasa (28/10/2025).

Menurut Erwin, selama ini masyarakat sering kesulitan karena banyaknya aplikasi layanan yang berjalan sendiri-sendiri. Kehadiran platform terpadu ini diharapkan menjadi solusi agar pelayanan publik digital menjadi lebih mudah, cepat, dan efisien.

Saat ini, pembangunan platform masih berjalan sesuai target rencana kerja. Tahap yang sedang dilakukan adalah pendataan seluruh aplikasi layanan publik yang ada. Di akhir tahun 2025, desain mockup platform ditargetkan sudah rampung.

Baca Juga : Pemprov Sumut Pastikan Proses Tender dan Pengadaan Barang/Jasa Transparan

“Selanjutnya pada tahun 2026 akan dilanjutkan dengan pembuatan prototype, uji coba, dan penyempurnaan sistem. Targetnya, pada Juli 2026 sudah dapat diluncurkan untuk digunakan masyarakat,” jelas Erwin.

Erwin menegaskan, pembangunan platform ini tidak berbasis proyek, melainkan sistem berkelanjutan yang bisa terus dikembangkan. Karena itu, salah satu tahap penting adalah rekrutmen tenaga ahli yang akan fokus pada pengembangan platform secara berkesinambungan.

Sementara, Andi masyarakat Kota Medan mengatakan pihaknya tetap mendukung program pemerintah. Dia berharap platform dapat mempermudah masyarakat dalam mengurus sesuatu.

Baca Juga : Deklarasi 23 DPD Golkar ke Andar Amin, Pengamat: Belum Final Seratus Persen

“Kita sebagai masyarakat dukung jika itu untuk kebutuhan kita bang, apalagi untuk mempermudah urusan administrasi negara, tapi jangan nanti udah jadi programnya kami tetap sulit mengurus administrasi bukan makin mudah," ungkapnya pada, Selasa (28/10/2025).

Ia berharap program Gubernur Sumut, sesuai dengan fungsinya untuk mempermudah urusan administrasi masyarakat kedepannya.

“Ya kita lihat ajalah bang cemana ini, kita berharap ini sesuai dengan program pak Bobby, bukan sebaliknya, karena biasa kalau program gini awal awal aja,” pungkasnya 

Baca Juga : Seorang Pelajar Tewas Tertimpa Pohon di Kota Padangsidimpuan

(Cw3/nusantaraterkini.co)