Dipicu Dugaan Pencurian Sawit, Petani di Muba Nekat Penggal Pemuda Hingga Tewas
Petani di Musi Banyuasin ditahan polisi setelah pemuda tewas dalam perkelahian yang dipicu dugaan pencurian buah sawit di kebun.
Nusantaraterkini.co, MUSI BANYUASIN-Seorang petani berinisial AS (39) nekat menganiaya pemuda berinisial AA (21) hingga tewas dengan kondisi leher terputus di area kebun kelapa sawit miliknya di Dusun IV, Desa Mekar Jaya, Kecamatan Jirak Jaya, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Selasa (25/8/2026) sekira pukul 10.00 WIB.
Kasi Humas Polres Muba, AKP Hutahaean, menjelaskan, peristiwa bermula saat AS memergoki korban AA yang merupakan warga Dusun II Desa Mekar Jaya sedang mengambil buah kelapa sawit di kebunnya. AS mendatangi lokasi berniat meminta uang ganti rugi atas sawit yang diambil. Namun, permintaan itu ditolak korban hingga berujung pada percekcokan dan perkelahian fisik.
“Jadi menurut keterangan AS, ia meminta korban untuk mengganti dengan uang dari buah kelapa sawit yang ia curi dari kebunnya. Hingga terjadilah perkelahian,” ujar Kasi Humas muba" class="article-tag-link" rel="tag">Polres Muba, AKP Hutahaean.
Dalam perkelahian tersebut, AS mengaku melihat korban mengambil sebilah parang. AS lantas mendahului menyambar parang yang berada di atas meja, lalu menyabet lengan kiri korban satu kali dan mengorok leher sebelah kiri korban sebanyak dua kali hingga lehernya terputus.
Informasi mengenai tindak pidana pembunuhan ini diterima Polsek Sungai Keruh sekira pukul 14.30 WIB. Kapolsek Sungai Keruh IPTU Mustaqim Hadi langsung menginstruksikan Kanit Reskrim IPDA Pantri bersama personel piket SPK dan Reskrim untuk melakukan olah TKP.
Di lokasi kejadian, petugas menemukan korban tewas dengan sejumlah luka, meliputi luka bacok pada lutut kanan, luka bahu kiri akibat benda tajam, luka pergelangan tangan kiri, serta luka berat pada leher. Jenazah korban kemudian dievakuasi ke Puskesmas Desa Jirak, Kecamatan Jirak Jaya.
Polisi telah mengamankan barang bukti yang berkaitan dengan peristiwa tersebut dan memindahkan penahanan AS ke Rutan Mapolres Muba.
“Jadi setelah terjadinya perkelahian berdarah berujung meninggalnya korban, AS langsung bergegas menyerahkan dirinya ke Mapolsek Sungai Keruh. Saat ini AS masih terus dilakukan pemeriksaan untuk ke tahap selanjutnya,” pungkasnya.
(Tia/Nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
EKONOMISertifikasi Halal DIminta Tak Jadi Beban Baru bagi UMKM
Herman Saleh Harahap·9 menit yang lalu -
NEWSTNI Raih Empat Rekor MURI Melalui Kegiatan Bersama Masyarakat
Herman Saleh Harahap·2 jam yang lalu -
NEWSMagangHub Batch 2 Dimulai Hari Ini, Peserta Diminta Bersiap
Herman Saleh Harahap·3 jam yang lalu -
E-SportKlasemen MPL ID S18: TLID Kokoh di Puncak, EVOS Beri Kejutan, Peluang RRQ Menipis
Herman Saleh Harahap·3 jam yang lalu -
NEWSWorld Cleanup Day 2026, Wali Kota Binjai Ajak Warga Jadikan Gotong Royong Budaya
hendra·10 jam yang lalu -
E-SportKejar Peningkatan Prestasi Nasional, ESI Sumut Gelar Kejurprov Esport 2026
Herman Saleh Harahap·10 jam yang lalu -
KRIMINALVideo Porno “A Day in My Life” Viral, Dua Pria Gay di Bogor Diamankan Polisi
hendra·10 jam yang lalu -
E-SportJungler Magang Rendyyy Bersinar Gantikan Alberttt, EVOS Tumbangkan TLID 2-1
Herman Saleh Harahap·11 jam yang lalu -
NEWSSekda Lampung Tengah Welly Adiwantra Ditahan, Terseret Kasus 382 Honorer di Metro
hendra·12 jam yang lalu -
SUMSELTerbukti Setubuhi Anak di Bawah Umur, Pemuda 21 Tahun Diringkus Satreskrim Polres OKU
hendra·13 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan